Tak Terpengaruh Corona, Usaha Pangkas Rambut Tetap 'Dibanjiri' Pelanggan


Selasa, 05 Mei 2020 - 06:14:46 WIB
Tak Terpengaruh Corona, Usaha Pangkas Rambut Tetap 'Dibanjiri' Pelanggan Ilustrasi cukur rambut. Foto/okezone

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Meski Kota Padang, Provinsi Sumbar sedang diguncang penyebaran virus Corona atau Covid-19, rupanya hal itu tidak berpengaruh bagi usaha pangkas rambut. Salah satu tempat pangkas rambut yang ada di Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji ini tetap ramai dikunjungi oleh kaum adam saat bulan Ramadan.

Dari pantauan Harianhaluan.com di lokasi, tampak tempat pangkas rambut tersebut tetap ramai dikunjungi meski pandemi virus Corona, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Walaupun sejumlah bisnis tersebut sudah ada yang tutup, tapi pangkas rambut satu ini tetap "dibanjiri" pelanggan.

Salah seorang pengunjung, Andriansyah mengaku tetap memotong rambut lantaran ingin menjaga penampilan untuk sang istri tercinta. Meski Corona melanda, menurut pria berkulit putih ini, yang namanya penampilan harus selalu diperhatikan supaya hubungan tetap romantis dan istri makin sayang.

"Ya walaupun Corona, tapi penampilan harus tetap dijaga supaya istri makin cinta. Apalagi mau Lebaran, harus tetap kelihatan gagah," seloroh Andriansyah.

Di tengah kondisi saat ini, Andriansyah juga mengakui jika perasaan khawatir itu ada. Justru rasa khawatir tersebut semakin tinggi ketika dirinya sudah berada di tempat pangkas rambut. Untuk meredam kekhawatiran itu, Andriansyah berusaha melindungi diri dengan selalu menggunakan masker dan tetap membawa hand sanitizer.

"Rasa khawatir pasti ada, apalagi kalau sudah bertemu banyak orang. Tapi saya tetap pakai masker dan bawa hand sanitizer kemana-mana, untuk jaga-jaga biar tidak tertular virus Corona," ulas Andriansyah.

Di tempat yang sama, salah seorang tukang pangkas rambut, Bobby menuturkan sejak adanya Corona harga pangkas rambut di tempat dia bekerja juga mengalami kenaikan. Namun hal itu tidak menyurutkan niat masyarakat untuk tetap memotong rambut. Apalagi menjelang Lebaran, pelanggan yang datang selalu ramai.

"Memang sih Corona tapi orang-orang masih banyak kok yang pangkas rambut. Mulai dari bapak-bapak sampai anak-anak. Apalagi kalau sudah sore hari, silih berganti orang yang datang," sebut pria kelahiran Kabupaten Pesisir Selatan itu.

Menurut Bobby, sejak bulan Ramadan volume pengunjung naik 2 (dua) kali lipat dibanding hari biasanya. Kondisi seperti ini terjadi setiap tahunnya, saat bulan puasa dan menjelang Lebaran selalu pengunjung meningkat drastis. Bahkan sampai 2 kali lipat dibanding hari biasa.

"Sejak Corona ini harga naik Rp3 ribu, dimana yang biasanya hanya bayar Rp17 ribu, sekarang Rp20 ribu. Walaupun tarif naik, tapi tetap banyak pelanggan. Ditambah mau Lebaran, masyarakat pasti ingin menunjukkan penampilan terbaiknya," tandasnya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]