Mengenal 'Happy Hypoxia' yang Bisa Sebabkan Kematian Pasien Corona


Selasa, 05 Mei 2020 - 06:58:07 WIB
Mengenal 'Happy Hypoxia' yang Bisa Sebabkan Kematian Pasien Corona Virus Corona COVID-19 (Foto: AP Photo)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Para dokter kembali menemukan gejala lain dari pasien positif virus Corona COVID-19 . Belum lama ini sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa pasien yang terinfeksi tampaknya kesulitan dan memiliki kadar oksigen yang cukup rendah, yang biasanya menyebabkan seseorang menjadi tidak sadarkan diri bahkan hingga meninggal dunia.

Fenomena ini, dikenal sebagai 'Happy Hypoxia' atau beberapa orang menyebutnya 'silent hypoxia', memunculkan satu pertanyaan mengenai bagaimana virus menyerang paru-paru dan apakah ada cara yang lebih efektif untuk merawat para pasien positif.

Dikutip dari detik.com, Selasa (5/5/2020), seseorang dalam kondisi sehat memiliki saturasi oksigen paling sedikit 90 persen. Namun, untuk pasien berusia 70 hingga 80 tahun yang dibawa ke unit gawat darurat dilaporkan oleh dokter memiliki kadar oksigen yang sangat rendah, beberapa kasus kritis memiliki kadar oksigen di bawah 50 persen.

"Sangat menarik melihat begitu banyak orang datang, betapa mereka sangat hipoksik," ujar seorang konsultan dalam perawatan kritis dan anestesi di Manchester Royal Infimary, dr Jonathan Bannard Smith.

"Kami melihat saturasi oksigen yang sangat rendah dan mereka tidak menyadarinya. Kita biasanya tidak melihat fenomena ini dalam influenza atau pneumonia yang didapat masyarakat. Ini jauh lebih mendalam dan contoh fisiologi yang sangat abnormal terjadi di depan mata kita," tambahnya.

Ahli anestesi di rumah sakit Wythenshawe di Manchester, Inggris dr Mike Charlesworth, mengatakan bahwa pada kondisi paru-paru lainnya dapat menyebabkan hipoksia parah, ia mempertanyakan apakah efek dari virus Corona bisa menyebabkan kerusakan organ yang tidak dapat dideteksi oleh para ahli medis.

Penurunan kadar oksigen secara tiba-tiba bukanlah penyebab utama sesak napas. Paru-paru dari beberapa pasien COVID-19 tidak dapat mendeteksi meningkatnya kadar karbon dioksida, membuat organ-organ tidak dapat merespon secara efektif untuk membersihkan saluran udara paru-paru.

Laporan itu mengkonfirmasi bahwa ada bukti yang menunjukkan COVID-19 dapat menyebabkan pembekuan darah yang mengakibatkan pembengkakan dan radang paru-paru, sehingga menyulitkan oksigen untuk memasuki aliran darah. (*)

loading...
 Sumber : Detik.com /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 29 Agustus 2020 - 08:47:48 WIB

    Mengenal Trikomoniasis, Penyakit Seksual yang Bikin Susah Memiliki Keturunan

    Mengenal Trikomoniasis, Penyakit Seksual yang Bikin Susah Memiliki Keturunan HARIANHALUAN.COM - Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan susahnya mendapatkan keturunan. Salah satunya karena trikomoniasis ("trich"). Trikomoniasis adalah penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh infeksi par.
  • Kamis, 09 Juli 2020 - 11:59:01 WIB

    Mengenal Aerosol, Inti Penyebaran Virus Corona Lewat Udara

    Mengenal Aerosol, Inti Penyebaran Virus Corona Lewat Udara HARIANHALUAN.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan penularan Covid-19 akibat infeksi virus SARS-CoV-2 bisa melalui udara atau airborne. Pengumuman itu keluar setelah sebuah publikasi yang ditandatangani 239 ilmuwan me.
  • Senin, 04 Mei 2020 - 19:19:49 WIB

    Mengenal Daun Sungkai, Tanaman Obat yang Dipercaya Anti-Corona

    Mengenal Daun Sungkai, Tanaman Obat yang Dipercaya Anti-Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Daun Sungkai, mungkin namanya belum tidak dikenal oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Namun, kini nampaknya daun sungkai akan menjadi tanaman yang populer..
  • Sabtu, 02 Mei 2020 - 08:44:43 WIB

    Mengenal Remdesivir, Obat yang Manjur Lawan Corona

    Mengenal Remdesivir, Obat yang Manjur Lawan Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Harapan segera musnahnya corona dari muka bumi muncul setelah Amerika Serikat melaporkan adanya obat yang efektif menyembuhkan pasien corona (Covid-19) dalam waktu singkat. Obat tersebut diproduksi.
  • Kamis, 02 April 2020 - 20:51:19 WIB

    Mengenali Ciri Infeksi Virus Corona Tanpa Gejala

    Mengenali Ciri Infeksi Virus Corona Tanpa Gejala JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sejak merebak pada Desember 2019 hingga kini, virus corona jenis baru membuat orang merasa khawatir dengan batuk atau bersin. Betapa tidak, virus penyebab Covid-19 ini menular melalui droplet atau .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]