Parah! Garin Lansia di Padang Ini Bikin Hamil Tiga Bulan Anak Tetangga


Selasa, 05 Mei 2020 - 22:04:39 WIB
Parah! Garin Lansia di Padang Ini Bikin Hamil Tiga Bulan Anak Tetangga ilustrasi pelecehan seksual

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Seorang pria berusia 71 tahun di Padang diciduk oleh personel Opsnal Polsek Koto Tangah, Senin (4/5/2020) malam. Pria tua yang berprofesi sebagai garin itu diamankan karena melakukan tindak asusila terhadap wanita 20 tahun, sebut saja Melati, yang merupakan anak dari tetangganya. Parahnya, wanita muda itupun hamil tiga bulan akibat perbuatan si kakek. 

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com, kakek berinisial A tersebut ditangkap setelah orangtua korban melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Tak menunggu lama, garin (marbot, red) musala di sekitar tempat tinggal korban. Saat diamankan, tersangka ini sempat berkilah jika aksi tersebut dilakukan karena rasa suka sama suka. 

Kapolsek Koto Tangah, AKP Zamri Elfino mengatakan, saat diperiksa tersanga ini sempat mengaku kalau dirinya punya hubungan dengan korban. Namun, hal tersebut terbantahkan setelah interogasi petugas, ditambah lagi ada fakta jika tersangka ini sudah punya keluarga. "Tersangka ini punya istri berusia 65 tahun dan tiga orang anak lelaki serta sudah memiliki cucu dari masing-masing anaknya," jelas Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, saat melancarkan aksi asusila, tersangka ini mengancam dan memarahi korban. Aksi tersebut dilakukan oleh tersangka saat orangtua korban tengah sibuk bekerja. "Dia mengancam kalau tidak mau melakukannya akan dimarahi, sehingga korban takut," kata AKP Zamri.

Selain itu, aksi tersangka ini berjalan mulus lantaran keluarga korban sudah mengenal dekat si kakek karena pernah membelikan perlengkapan sekolah korban, mulai dari sepatu, baju hingga handphone yang digunakan oleh korban. Sedihnya, tersangka ini dipanggil 'Pak Uwo' oleh korban. "Makanya, tersangka ini terlihat sangat leluasa di rumah korban," tambah Kapolsek.

Saat diamankan oleh petugas, tersangka tanpa perlawanan. "Untuk tersangka ini akan dijerat dengan pasal 285 KUHPidana junto 286 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara," ujarnya.

Sementara, tersangka S mengakui semua perbuatannya di depan pihak kepolisian dan menyebut sudah berhubungan intim dengan korban sebanyak dua kali dan empat kali hanya 'grepe-grepe'. "Saya dengan keluarga korban dekat karena kami tetangga dan saya melakukannya di dapur rumah korban," ujar tersangka di Mapolsek Koto Tangah, Selasa siang. (*)

 Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]