Trump Kurangi Pembatasan, Kematian Akibat Corona Diakui akan Makin Banyak


Rabu, 06 Mei 2020 - 11:26:56 WIB
Trump Kurangi Pembatasan, Kematian Akibat Corona Diakui akan Makin Banyak Donald Trump

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Donald Trump mengakui kebijakannya melonggarkan pembatasan pergerakan seperti membuka kembali perekonomian bisa memicu lebih banyak kematian akibat virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat.

"Mungkin akan ada beberapa (yang meninggal) karena Anda tidak akan terkunci di dalam apartemen, rumah, atau apa pun itu," kata Trump saat ditanya ABC News apakah pencabutan kebijakan pembatasan pergerakan bisa menyebabkan angka kematian akibat corona melonjak, Selasa (5/5).

"Apakah beberapa orang akan terinfeksi parah? Ya. Tapi kita harus membuat negara kita terbuka," ujarnya.

Pernyataan itu diutarakan Trump saat mengunjungi Pabrik Honeywell di Phoenix, Arizona. Di sana, Trump turut memuji para pekerja Honeywell lantaran masih giat bekerja dalam situasi seperti ini.

Para pekerja dan staf pabrik memakai masker wajah dan sarung tangan sesuai rekomendasi pemerintah AS demi mencegah penularan corona di tempat kerja. 

Anehnya, Trump tidak mengenakan masker sama sekali dalam kunjungan tersebut. Trump memang sejak lama menganggap penggunaan masker tidak lah penting.

Namun, sejumlah pihak menyayangkan sikapnya itu lantaran gagal menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan di masa pandemi yang telah menginfeksi lebih dari 1,2 juta warga AS tersebut.

"Saya pikir mengenakan masker saat saya menyapa presiden, perdana menteri, diktator, raja, ratu, saya tidak tahu ya. Entah bagaimana saya merasa tidak cocok dengan itu (masker)," kata Trump pada April lalu seperti dilansir AFP.

Berdasarkan data statistik Worldometer per Rabu (6/5), AS tercatat memiliki 1.203.892 kasus corona dengan 71.043 kematian.

Meski masih menemukan lonjakan kasus corona baru dan angka kematian, Trump telah mengumumkan akan secara bertahap membuka kembali perekonomian dan melonggarkan kebijakan pembatasan pergerakan.

Puluhan negara bagian AS juga telah melonggarkan sebagian kebijakan pembatasan pergerakan dan membuka kembali aktivitas bisnis secara bertahap.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 13 Juli 2020 - 12:04:32 WIB

    Trump Sebut Hubungan AS dengan China Sudah Rusak Parah

    Trump Sebut Hubungan AS dengan China Sudah Rusak Parah HARIANHALUAN.COM - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa hubungan dengan China sudah rusak parah. Oleh karenanya, saat ini dia tidak mempertimbangkan lagi kesepakatan perdagangan fase dua dengan China pada saat ini..
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 18:29:14 WIB

    Donald Trump Akhirnya Pakai Masker, Sudah Takut dengan Covid-19?

    Donald Trump Akhirnya Pakai Masker, Sudah Takut dengan Covid-19? HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya memutuskan memakai masker di ruang publik saat mengunjungi rumah sakit militer Walter Reed di luar Washington. Ini kali pertama Trump pakai masker sejak t.
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 08:06:55 WIB

    Akhirnya, Trump Pakai Masker Juga di Depan Umum untuk Pertama Kali

    Akhirnya, Trump Pakai Masker Juga di Depan Umum untuk Pertama Kali HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenakan masker di depan umum untuk pertama kalinya. Trump sempat mendapatkan tekanan kuat untuk memberikan contoh kesehatan masyarakat ketika virus Corona (COV.
  • Kamis, 02 Juli 2020 - 23:23:33 WIB

    Trump Dikecam Putri Bruce Lee Gegara Memakai Istilah 'Kung Flu'

    Trump Dikecam Putri Bruce Lee Gegara Memakai Istilah 'Kung Flu' HARIANHALUAN.COM - Shannon Lee, putri aktor laga legendaris dan ikon budaya pop Bruce Lee, mengecam penggunaan istilah "kung flu" oleh Presiden Donald Trump sebagai nama panggilan untuk Covid-19. Dia juga berbagi pemikiran te.
  • Kamis, 02 Juli 2020 - 18:28:15 WIB

    Jika Ini Terjadi, Trump Bisa Tersingkir di Bursa Pilpres AS

    Jika Ini Terjadi, Trump Bisa Tersingkir di Bursa Pilpres AS HARIANHALUAN.COM - Dalam beberapa waktu terakhir, hasil polling sejumlah survei politik di AS menunjukkan bahwa Donald Trump memiliki hasil jajak pendapat yang sangat buruk. Performanya terus menurun seiring dengan banyaknya .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]