Trump Gertak China dengan Bongkar Asal-usul Virus Corona


Kamis, 07 Mei 2020 - 23:22:38 WIB
Trump Gertak China dengan Bongkar Asal-usul Virus Corona Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump. Ist

WASHINGTON DC, HARIANHALUAN.COM -- Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump sesumbar, pihaknya akan membeberkan dari mana sebenarnya virus corona Covid-19 berasal.

Selain itu, satuan tugas virus corona Gedung Putih akan dikurangi perannya karena Negeri "Uncle Sam" akan memasuki fase kedua penanganan pandemi.

"Mike Pence dan satgas ini telah bekerja dengan baik," kata Trump saat berkunjung ke salah satu pabrik APD Arizona, dalam pemberitaan ABC Australia, Kamis (7/5/2020).

Ia berdalih perhatiannya sekarang lebih tertuju pada upaya membuka kembali pembatasan, namun di saat yang bersamaan tetap menjaga keselamatan.

"Mungkin kami akan membuat kelompok tugas baru untuk itu," ujarnya.

Akan tetapi saat ditanya apakah dia akan mengumumkan "misi tercapai" dalam perlawanan melawan virus corona, Trump menjawab, "Tentu saja tidak. Misi tercapai ketika semua sudah berakhir."

Trump lalu kembali "sesumbar" pihaknya akan merilis laporan yang merinci asal virus corona. Namun, dia tidak memberikan detail mengenai kapan pengumuman itu akan disampaikan.

Trump awalnya sempat memuji penanganan yang dilakukan pemerintah China terhadap pandemi ini.

Namun belakangan dia mulai menyerang dan menyalahkan Beijing ketika penyebaran Covid-19 semakin parah dengan jumlah korban yang terus bertambah.

Pada Minggu (3/5/2020), Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan ada banyak bukti bahwa asal Covid-19 adalah dari dari Institut Virologi Wuhan.

Namun ia juga tidak mau membantah pernyataan badan intelijen AS bahwa virus ini bukan buatan manusia.

Kebanyakan ahli percaya virus itu berasal dari sebuah pasar di Wuhan yang menjual satwa liar dan berpindah dari hewan ke manusia.

Sementara itu China balik menyerang Pompeo, dengan menyatakan dia tidak punya bukti virus corona berasal dari lab di Wuhan.

"Saya kira masalah ini harus diselesaikan bersama peneliti dan medis, bukan oleh politisi yang berbohong demi kepentingan politik domestik mereka," sindir juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.

"Tuan Pompeo berulang kali mengklaim, tapi dia tidak bisa menunjukkan buktinya. Mengapa demikian? Karena dia tak punya," lanjut Hua dikutip dari AFP Rabu (6/5/2020). (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Kompas.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]