Saat Kematian Tiba, di Daun Sidrat al-Muntaha Akan Tertulis Namamu


Jumat, 08 Mei 2020 - 11:06:05 WIB
Saat Kematian Tiba, di Daun Sidrat al-Muntaha Akan Tertulis Namamu Ilustrasi

MAKASAR, HARIANHALUAN.COM - Tak ada satupun mahluk di alam semesta ini yang mengetahui kapan dirinya akan meninggal dunia, tak terkecuali Izrail sang malaikat pencabut nyawa. Meski bertugas mencabut nyawa manusia, Izrail sama sekali tak tahu kapan tiap-tiap makhluk akan mati.

Kematian setiap mahkluk hanya diketahui oleh Allah SWT. Menurut kisah Kabil Akbar, Allah telah menciptakan sebuah pohon Sidrat al-Muntaha di bawah 'Arsy yang mana jumlah daunnya sama banyak dengan bilangan makhluk yang Allah ciptakan.

Baca Juga : Kapolres Karimun Terima Kak Seto Award 2021 dan Polisi Selebriti

Jika satu makhluk itu telah diputuskan ajalnya, maka umurnya tinggal 40 hari dari hari yang diputuskan. Maka jatuhlah daun itu kepada Malaikat Maut, tahulah bahwa dia telah diperintahkan untuk mencabut nyawa orang yang tertulis pada daun tersebut, sampai ada daun dari pohon yang terletak di bawah 'Arsy gugur.

Kemudian akan jatuh dua titisan dari arah 'Arsy pada daun tersebut, titisan hijau ataupun putih. Hijau menandakan bakal si mayat akan mendapat kecelakaan sementara putih mengambarkan dia akan mendapat kebahagiaan.

Baca Juga : Pastikan Karyawan dan Buruh Terima THR, Jajaran Disnaker Harus Turun ke Perusahaan

Untuk mengetahui tempat makhluk mati, Allah telah menciptakan Malaikat Arham yang akan diperintahkan untuk memasuki sperma yang berada dalam rahim ibu dengan debu bumi yang akan diketahui di mana ia akan mati dan di situlah kelak ia pasti akan menemui ajalnya.

Adapun malaikat Izrail diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan yang serupa dengan malaikat Mikail baik wajahnya, ukurannya, kekuatannya, lisannya dan sayapnya. Semuanya tidak kurang dan tidak lebih.

Baca Juga : Sambut Ramadhan, Bupati Lingga Doa Bersama dan Silaturahmi dengan Masyarakat

Dikatakan dia berwajah empat, satu wajah di muka, satu wajah di kepala, satu dipunggung dan satu lagi di telapak kakinya. Dia mengambil nyawa para nabi dari wajah kepalanya, nyawa orang mukmin dengan wajah mukanya, nyawa orang kafir dengan wajah punggung dan nyawa seluruh jin dengan wajah tapak kakinya.

Dari kepala hingga kedua telapak kakinya berbulu Za'faran dan di setiap bulu ada satu juta muka di setiap satu juta muka mempunyai satu juta mata dan satu juta mulut dan tangan. Ia memiliki 4.000 sayap dan 70.000 kaki, salah satu kakinya di langit ketujuh dan satu lagi di jembatan yang memisahkan Surga dan Neraka.

Baca Juga : Ambruk Sejak 2018, Pelabuhan Setebik Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah

Setiap mulut ada satu juta lidah, setiap lidah boleh berbicara satu juta bahasa. Jika seluruh air di lautan dan sungai di dunia disiramkan di atas kepalanya, maka tidak setitik air pun akan jatuh melimpah. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : sindonews.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]