Bandel Tak Patuhi Aturan, Puluhan Pengendara Terjaring Razia di Wilayah Riza Falepi


Ahad, 10 Mei 2020 - 15:04:16 WIB
Bandel Tak Patuhi Aturan, Puluhan Pengendara Terjaring Razia di Wilayah Riza Falepi Puluhan warga pengendara ranmor roda dua dan empat terkena razia petugas gabungan, karena tidak memakai masker.

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Pada hari kedua pelaksanaan razia yang dilakukan Tim Gabungan TNI, Polri, Satpol-PP, Dinas Perhubungan serta PM dan SAR berhasil menjaring puluhan pengendara kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah maupun melintas di Pos Covid-19 yang berada di Pusat Kota Payakumbuh depan Pos Lantas Jalan Sudirman Kota Payakumbuh.

Mereka yang terjaring tersebut, diminta untuk membuat surat perjanjian supaya kedepannya perlu menggunakan masker saat keluar rumah selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat.

Tidak saja mereka yang tidak menggunakan masker, tim gabubangan juga mengingatkan warga yang masih keluar rumah saat PSBB untuk tidak sering keluar rumah jika tidak ada hal yang terlalu penting atau mendesak.

"Memang, sampai hari kedua razia yang kita lakukan terkait wajib penggunaan Masker selama PSBB, Tim gabungan berhasil menjaring puluhan warga yang tidak menggunakan masker, baik yang berkendara maupun pejalan kaki dan dikedai-kedai," ujar Wakapolres Payakumbuh, Kompol. Arie didampingi, IPTU. Syafrizal, Kanit 1, Sabhara, Minggu (10/5/2020).

Dikatakannya, puluhan warga yang terjaring itu dibawa ke Mapolres Payakumbuh di Kawasan Labuah Silang untuk menjalani pemeriksan (BAP) dan membuat surat perjanjian untuk selanjutnya menggunakan masker selama PSBB.

"Mereka yang terjaring razia, kita bawa ke Mapolres untuk di BAP, membuat surat perjanjian dan baru kita perbolehkan pulang kembali," tuturnya.

Sementara, Kabid Penegak Peraturan Daerah (PPD) Satpol-PP Kota Payakumbuh, Syafrizal yang ikut dalam razia itu mengatakan, dalam razia itu Tim gabungan terdiri dari tiga kelompok untuk menyisir sepanjang jalan di kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh.

"Untuk hari kedua ini kita mengelompokkan menjadi tiga tim. Yang menyusuri kecamatan yang ada di Payakumbuh, baik di kedai-kedai, jalanan. Mereka yang tidak menggunakan masker dijaring dan dibawa ke Polres. Kita lihat sudah banyak warga dan pemilik kedai yang telah taat aturan," jelasnya.

Ditambahkan, kedai-kedai minuman yang menjual kopi tetap boleh buka, namun sampai pukul 22.00 WIB, dan itupun hanya boleh melayani pembeli yang membungkus makanan/minuman.

"Pemilik kedai kopi tidak lagi boleh menyediakan tempat duduk yang mengundang warga untuk berkumpul saat PSBB ini," tegas Syafrizal. (*)

Reporter : Zulkifli /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Juli 2017 - 17:45:23 WIB

    PKL Membandel, Jalan Lingkar Pasar Raya Kota Solok Menyempit

    PKL Membandel, Jalan Lingkar Pasar Raya Kota Solok Menyempit SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di jalan lingkar Koto Panjang Pasar Solok kembali membandel, kendati Pemda Kota Solok hanya mengizinkan untuk berjualan 1 lapis saja di jalan tersebut. Namun sekaran.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]