Setelah Tokopedia, Data User di Bhinneka juga Dikabarkan Bocor


Senin, 11 Mei 2020 - 07:12:48 WIB
Setelah Tokopedia, Data User di Bhinneka juga Dikabarkan Bocor ilustrasi hacker

TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Rangkaian penjualan data pengguna e-commerce tanah air di dark web masih berlanjut. Usai Tokopedia, kini giliran Bhinneka.com yang jadi sasaran. Pada Minggu (10/5/2020), Zdnet memberitakan grup hacker ShinyHunters mengklaim membobol 10 perusahaan dan menjual data pengguna mereka di dark web. 

Menurut Zdnet ini adalah grup yang sama dengan peretas Tokopedia pekan kemarin. Total ada 73,2 juta data pengguna dari 10 perusahaan teknologi berbagai negara yang dijual USD 18.000. Dari data itu termasuk 1,2 juta pengguna e-commerce Bhinneka.com. Group Head Brand Communication & PR (BCPR) Bhinneka.com, Astrid Warsito mengatakan sedang melakukan investigasi terkait hal ini. 

Dia meminta maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi terkait kabar peretasan data pengguna. "Hingga saat ini kami masih melakukan investigasi mengenai kebenaran berita tersebut dan juga melakukan investigasi di sistem internal Bhinneka sehubungan dengan dugaan tersebut," kata Astrid, Minggu (10/5/2020).

Astrid menegaskan, keamanan dan kenyamanan pelanggan saat berbelanja di Bhinneka.com selalu menjadi prioritas. Mereka telah menerapkan standar keamanan global Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS) dari TUV Rheinland untuk melindungi pelanggan. "Masih terlalu dini untuk menilai tapi tentu insiden ini tidak diharapkan. Di kami standar keamanannya global, jadi seharusnya tidak semudah itu terjadi peretasan," kata dia.

Bhinneka menggandeng pihak terkait untuk investigasi ini yaitu Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). "Kami akan memberi update jika hasil investigasi sudah ada," ujarnya. (*)

 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 09:02:15 WIB

    Bayar Rp500 Juta, Anda Bisa Hidup Kembali Setelah Mati...

    Bayar Rp500 Juta, Anda Bisa Hidup Kembali Setelah Mati... JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sebuah perusahaan asal Rusia menawarkan layanan bagi orang-orang yang ingin membekukan otak atau tubuh mereka. Harapannya organ yang dibekukan ini bisa dihidupkan kembali di masa depan dengan tekno.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]