Ternyata Sopir Gas Elpiji yang Meninggal Mendadak di Agam Negatif Covid-19


Senin, 11 Mei 2020 - 19:46:26 WIB
Ternyata Sopir Gas Elpiji yang Meninggal Mendadak di Agam Negatif Covid-19 Anggota DPRD Sumbar, Donizar menyaksikan pemakaman jenazah MP secara protap covid-19 di Pasaman Barat beberapa waktu lalu.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- MP (45) yang merupakan sopir pengangkut gas elpiji, warga Kabupaten Pasaman Barat yang meninggal mendadak saat sampai di Klinik Mutiara Biru Nagari Tiku Selatan, Kabupaten Agam beberapa hari lalu, dinyatakan Negatif Covid-19.

Hal itu, diketahui setelah keluarnya hasil uji labor Swab dari pihak Unand Padang. MP merupakan warga Katimaha, Kecamatan Pasaman Barat yang meninggal dunia pada Jumat (8/5) sekitar pukul 22.00 WIB ketika dari Padang hendak menuju Pasaman Barat.

"Takdir memang sudah ada tetapi jika seandainya cepat ditangani mungkin beliau masih bisa diselamatkan dan jika tenaga medis profesional tentu penyelenggaraan jenazahnya tidak perlu dengan protap covid19," kata Anggota DPRD Sumatera Barat, Donizar di Padang, Senin (11/5/2020).

Doniza menyampaikan rasa keprihatinannya akan kesalahpahaman SOP yang diterapkan para petugas medis di Sumbar.

“Kami cukup prihatin dengan ketidaksiapan dan kesalahpahaman para tenaga kesehatan di Sumbar ini. Menengok dari kejadian yang dialami MP, sungguh membuat kita terenyuh. Beliau sakit mendadak dan meninggal, lalu dimakamkan dengan standar pemakaman pasien Covid-19. Ini harus jadi perhatian kita bersama, terutama untuk tenaga medis,” kata Donizar

Lebib lanjut disampaikan, setiap tindakan atau protap dalam menghadapi situasional penyakit kronis dan Covid-19 haruslah jelas dan terperinci. Untuk itu, Komisi V DPRD Sumbar meminta kepada para pemangku kebijakan maupun stakeholder terkait, untuk membuat suatu ketetapan SOP yang jelas dan rinci dalam penanganan kasus maupun kejadian yang terkait Covid-19.

"Kita sarankan agar sebelum lakukan tindakan, harus terlebih didahulukan semacam rapat pleno,” ujarnya.

Diketahiu, sebelumnya, kejadian MP berawal pada Jumat sekitar pukul 21.45 WIB, korban MP sedang mengendarai kendaraannya dari arah Padang menuju Pasaman Barat. Tiba tiba, dia merasa pusing dan langsung berhenti di Klinik Mutiara Biru Tiku.

Saat itu, petugas yang sudah memakai Alat Pelindung Diri (APD) melihat korban sesak nafas dan tidak lama kemudian langsung tidak sadarkan diri dan meninggal dunia sehingga kemudian dievakuasi ke RSUD Lubuk Basung. Pemakaman terhadap jenazah dilakukan sesuai dengan sesuai protokol kesehatan Covid-19 di Pasaman Barat. (*)

loading...
Reporter : Yuhendra /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]