Abrasi di Mentawai, Jimer Munthe : Pemda Jangan Asal Minta Warga Pindah Sebelum Siapkan Lahan


Selasa, 12 Mei 2020 - 16:56:47 WIB
Abrasi di Mentawai, Jimer Munthe : Pemda Jangan Asal Minta Warga Pindah Sebelum Siapkan Lahan Abrasi yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM -- Anggota DPRD Mentawai Jimer Munthe meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mengkaji lebih matang rencana merelokasi rumah warga Desa Tuapejat Km 0 yang berpemukiman di tepi pantai, termasuk masa depan penduduknya.

Secara aturan, memang kata Jimer tidak boleh masyarakat membangun rumah di tepi pantai, namun hal itu sudah terlanjur terjadi sejak dahulu, dimana penduduk di tepi pantai rata-rata merupakan nelayan. Kalau mau merelokasi pemukiman masyarakat, Pemda harus mengkaji lebih matang lagi. 

Baca Juga : Harga Sembako di Pasar Tradisional Merangkak Naik

"Jangan asal minta warga pindah, mìsalnya terkait kesiapan lokasi lahan, sesui ngak dengan mata pencarian mereka, jangan nanti direlokasi masyarakat tambah susah," terangnya kepada harianhaluan.com, Selasa (11/5/2020).

Terlebih, kata Jimer, warga yang berpemukiman di tepi pantai rata-rata adalah pendatang yang sudah lama menetap di Kepulauan Mentawai. "Mereka pendatang lalu mereka tidak punya tanah lain, nah apakah pemerintah siap menyediakan tanah," timpalnya.

Baca Juga : Pengendalian Inflasi, Pemko Padang Panjang Pantau Harga Sembako Selama Ramadan dan Lebaran

Di sisi lain, warga yang berpemukiman di tepi pantai memang saat ini terancam abrasi, dimana setiap tahun terjadi pengikisan, namun kebanyakan warga membuat tanggul penahan ombak. Walau begitu, saat badai terjadi tanggul yang dibangun tidak mampu menahan amukan ombak.

Berdasarkan data BPBD Mentawai, kerusakan yang terjadi akibat hantaman gelombang badai yang terjadi pada 8 Mei 2020 lalu di Desa Tuapejat antara lain rusak ringan sebanyak 13 unit, rusak berat 8 unit dan rusak sedang 2 unit. "Total data yang dilaporkan kerusakan rumah warga sebanyak 23 unit," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Mentawai, Amir Ahmari.

Baca Juga : Persentase Sembuh Pasien Covid-19 Padang Panjang Tertinggi di Sumbar

Sementara itu, Kepala Desa Tuapejat, Pusuibiat menyebutkan, pihaknya siap memberikan pemahaman kepada masyarakat jika pemerinta mau menyediakan lahan untuk relokasi. "Tentu harus sesuai juga dengan mata pencarian masyarakat tersebut, tidak juga terlalu jauh dari laut, karena mereka nelayan," tutupnya. (*)

Reporter : Redi | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]