Begini Pernyataan 'Bela Diri' Pemkab Solok Soal Wacana Kenaikan Tunjangan Pejabat di Tengah Pandemi Corona


Selasa, 12 Mei 2020 - 20:17:43 WIB
Begini Pernyataan 'Bela Diri' Pemkab Solok Soal Wacana Kenaikan Tunjangan Pejabat di Tengah Pandemi Corona Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah kabupaten (pemkab) Solok kembali menegaskan, bahwa wacana kenaikan tunjangan pejabat untuk PNS tidak akan pernah disetujui oleh Bupati Solok. Sebab, pemkab saat ini lebih memprioritaskan untuk penanganan Covid-19.

"Bapak bupati sudah berulang kali menyampaikan kepada saya, bahwasanya beliau tidak akan pernah menyetujui tentang wacana kenaikan tunjangan pejabat," ujar Kabag Humas Syofiar Syam, ketika dihubungi Harianhaluan.com, Selasa (12/512020)

Syofiar Syam menegaskan, bahwa ini hanya sebatas wacana dari pejabat dari eselon II. Namun untuk keputusannya mutlak berada di tangan bupati. Kemudian terkait lampiran kenaikan tunjangan itu diketahuinya setelah tersebar di medsos.

"Saya tahunya setelah dokumen ini tersebar di medsos dan saya tidak habis pikir kok bisa dokumen ini bisa tersebar," terangnya.

Ditegaskannya, bahwa ini hanyalah sebuah wacana yang sampai di meja bupati. Kalau pun sampai, bupati sendiri tidak akan pernah menyetujui wacana tersebut.

"Tidak pas rasanya kita berbicara tentang kenaikan tunjangan saat ini. Karena kita sedang dihadapkan dengan kondisi covid-19 yang perlu diutamakan," tandasnya.

Sementara itu, sebelumnya pemkab juga dihadapkan dengan postingan salah seorang pemilik akun facebook di media sosial (medsos) yang menyatakan bahwa secara diam-diam Bupati Kabupaten Solok telah menaikkan tunjangan pejabat untuk Pengawai Negeri Sipil (PNS) ditengah kondisi pandemi.

Kemudian pada postingan itu dituliskan, saat PSBB berlangsung dan warga menjerit karena kesulitan ekonomi serta ruang gerak, Bupati Solok malah menaikkan tunjangan pejabat dengan alasan beban kerja. 

Selanjutnya dikatakannya bahwa tunjangan pejabat itu dinaikkan. Bahkan pejabat eselon II/A dapat tunjangan sebesar Rp20 juta yang sebelumnya hanya Rp14.750.000. Cuitan itu dituliskan juga, jika alasannya beban kerja, maka Posko Satgas Covid-19 lah yang lebih berhak karena yang selalu berjibaku dalam penanganan covid-19 tersebut.(*)

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]