Wagub Sumbar: Saya Tegaskan, Tidak Ada Perubahan Aturan, Mudik Lebaran Tetap Dilarang


Rabu, 13 Mei 2020 - 16:34:16 WIB
Wagub Sumbar: Saya Tegaskan, Tidak Ada Perubahan Aturan, Mudik Lebaran Tetap Dilarang Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit (kiri). Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menegaskan bahwa tidak ada perubahan peraturan. Mudik Idul Fitri dan pembatasan orang yang keluar dari wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap dilarang. Larangan mudik ini tetap berlaku untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Tidak ada perubahan aturan, tetap pelarangan mudik Idul Fitri dan pembatasan orang untuk keluar dari wilayah PSBB," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Rabu (13/5/2020).

Aturan ini mengatur transportasi di semua moda baik di darat, laut, udara, dan kereta api. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan amanat di Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 dan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020.

Jika melihat Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020, kata Ketua Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra itu, ada sejumlah kriteria dan syarat (persyaratan pengecualian) calon penumpang. Diantaranya, persyaratan perjalanan orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta.

"Bagi orang yang bekerja di lembaga pemerintah atau swasta wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan Rapid Test/Polymerase Chain Reaction (PCR) Test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan," ujar Nasrul Abit.

Selain itu, wajib menunjukkan surat tugas bagi Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia yang ditandatangani oleh minimal pejabat setingkat eselon II. Serta, menunjukkan surat tugas bagi pegawai BUMN/BUMN/UPT/ Satker/Organisasi non-pemerintah/Lembaga Usaha yang ditandatangani oleh Direksi/Kepala Kantor.

"Jadi bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta harus membuat surat pernyataan yang diteken di atas materai dan diketahui lurah atau kepala desa setempat," tekan Nasrul Abit.

Lebih lanjut, kata Nasrul Abit, mereka juga diwajibkan menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah), dan melaporkan rencana perjalanan (jadwal keberangkatan, jadwal saat berada di tempat
penugasan, serta waktu kepulangan).

Sementara, persyaratan perjalanan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau perjalanan orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia, yakni wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan Rapid Test/ PCR Test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan,

"Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah). Menunjukkan surat rujukan dari rumah sakit untuk pasien yang akan melakukan pengobatan di tempat lain," ulas Nasrul Abit.

Kemudian, perlu menunjukkan surat keterangan kematian dari tempat almarhum/ almarhumah untuk izin mengunjungi keluarga yang meninggal dunia (untuk kepentingan mengunjungi keluarga yang meninggal dunia).

Disamping itu, Nasrul Abit mengungkapkan, yang menjadi perhatian justru budaya mudik yang terjadi di dalam satu wilayah internal. Selain mencegah mudik jarak jauh, ada mobilisasi berupa budaya mudik di dalam kabupaten atau dalam kecamatan, itu yang lepas dari kontrol sebenarnya.

"Kegiatan mudik meskipun di dalam wilayah juga memiliki berpotensi terjadinya penularan virus. Larangan mudik jangan tanggung-tanggung, mudik kan pergerakan orang, ya pergerakan orang yang dihentikan. Caranya yaitu transportasi dihentikan," imbuh Nasrul Abit.

Maka dari itu pula, Nasrul Abit mengimbau seluruh lapisan masyarakat harus turut serta agar pelarangan mudik dapat berjalan efektif. Masyarakat harus bergerak, melarang, mengatur. Dengan menutup sementara jalan-jalan tikus.

"Pemprov Sumbar tengah mempersiapkan teknis operasional penerapan kebijakan tersebut bersama seluruh Kemenhub, TNI, Polri, dan lembaga terkait," tandasnya. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]