Memancing di Tengah Pandemi, 10 Warga Agam Diamankan Aparat


Rabu, 13 Mei 2020 - 18:14:31 WIB
Memancing di Tengah Pandemi, 10 Warga Agam Diamankan Aparat Pemancing yang diamankan oleh petugas karena masih nekat berkeliaran saat PSBB.

AGAM, HARIANHALUAN.COM -- Aparat kepolisian Kabupaten Agam membubarkan sejumlah warga yang memancing di Danau Maninjau. Melihat mobil aparat datang, para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini kocar-kacir kabur melarikan diri hingga tidak mempedulikan peralatan pancingnya ketinggalan.

Beruntung, sepuluh warga berhasil diringkus Polres Agam, kemudian 10 warga tersebut diamankan untuk dimintai keterangan di halaman Kantor Camat Tanjung Raya. Selain dimintai keterangan, mereka juga berjanji untuk tidak melanggar aturan protokol PSBB sampai 29 Mei 2020 nanti. Setelah itu dilanjutkan pengecekan suhu badan oleh tim kesehatan dari puskesmas setempat.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Pesisir Selatan Lakukan Visitasi ke Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr M Zein Painan

Diketahui, beberapa orang diantaranya berasal dari luar daerah Kabupaten Agam, seperti Batu Sangkar, Pasaman dan Pariaman. Pada kesempatan itu, aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, menghimbau masyarakat untuk tidak membuat kerumunan di tengah wabah Corona.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk physical distancing serta di rumah saja agar rantai penyebaran virus Corona bisa dihentikan,” katanya, Selasa (13/5/2020) dikutip dari Agam Media Center.

Baca Juga : Sekitar 48 Pencaker di Agam Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

Dia mengatakan pihaknya tak henti-henti terus memberikan himbauan dan penyuluhan kepada masyarakat. Namun, masih ada sejumlah warga yang membandel dan tidak mengindahkan peraturan PSBB yang berlaku sampai 29 Mei 2020 tersebut. Setelah didata, apabila masih ada melanggar PSBB maka akan dikenakan sanksi paling lama satu tahun penjara atas pelanggaran Pasal 212, 216, dan 218 KUHP.

“Semua demi kita bersama. Kita tidak melarang saudara memancing, kalau hari biasa memancinglah sepuasnya. Namun, dengan kondisi saat ini sementara waktu jangan memancing dulu dengan cara berkerumunan seperti ini. Apalagi, warga yang memancing juga berasal dari luar Agam. “Kita tidak tahu apakah mereka membawa penyakit atau tidak,” tutupnya. (*)

Baca Juga : Kebakaran Lahan Gambut di Durian Kapeh Meluas Jadi 9,5 Hektare

Reporter : Metria Indeswara | Editor : Agoes Embun | Sumber : Agam Media Center
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]