Waduh! Geser Italia dan Spanyol, Rusia Kini Kedua Tertinggi Setelah AS untuk Kasus Corona


Rabu, 13 Mei 2020 - 23:11:16 WIB
Waduh! Geser Italia dan Spanyol, Rusia Kini Kedua Tertinggi Setelah AS untuk Kasus Corona Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Jumlah kasus virus corona di Rusia terus bertambah hingga angkanya melebihi Spanyol dan Italia, negara yang sempat menempati urutan teratas.

Berdasarkan penghitungan Johns Hopkins University, CNN melaporkan jumlah kasus corona di Rusia mencapai 232.243 dan menempatkan negara itu di posisi kedua tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat.

Menurut JHU, Rusia saat ini memiliki 2.116 kematian akibat corona. Sedangkan AS sendiri mengonfirmasi 1.369.574 kasus dan 82.376 kematian.

Lalu Spanyol 228.030 kasus dan Italia 221.216.

Sementara itu berdasarkan data statistik Worldometer, Rusia berada di urutan ketiga dengan kasus terbanyak, tepat di bawah Spanyol yang memiliki 269.520.

Rusia saat ini mengalami masa suram akibat dihantam wabah virus corona setelah 10 hari berturut-turut melaporkan lebih dari 10 ribu kasus baru dalam satu hari.

Tak hanya warga, Covid-19 juga menyerang sejumlah pejabat Rusia.

Tiga anggota kabinet yakni Perdana Menteri Mikhail Mishustin, Menteri Kebudayaan Olga Lyubimova, dan Menteri Perumahan Vladimir Yakushev, terinfeksi virus corona.

Baru-baru ini Juru bicara kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, dilarikan ke rumah sakit akibat terinfeksi virus corona.

Meski kasus corona terus melonjak, Presiden Vladimir Putin tetap melonggarkan larangan pembatasan. Kremlin mengakhiri periode tidak bekerja di seluruh sektor perekonomian pada Selasa (12/5) waktu setempat

Seiring kembalinya warga bekerja, kegiatan massa tetap dilarang dan penerapan kebijakan sanitasi ketat masih diawasi.

Kremlin mulai menerapkan larangan bekerja bagi pekerja nonsektor publik sejak akhir Maret untuk menekan penyebaran wabah virus corona. Kendati demikian, mereka akan tetap diberi upah.

Kebijakan itu menimbulkan ketidakpastian dalam perekonomian Negara Tirai Besi itu. Terlebih, perekonomian Rusia juga diguncang oleh anjloknya harga minyak. (*)


 

 Sumber : cnnindonesia.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 06:51:13 WIB

    Waduh! Merpati Ini Dikira Mata-mata Karena Terbang Lintas Negara

    Waduh! Merpati Ini Dikira Mata-mata Karena Terbang Lintas Negara HARIANHALUAN.COM - Polisi India akhirnya melepaskan seekor merpati milik warga Pakistan karena sempat dikira mata-mata. Tapi akhirnya, merpati diputus tak bersalah..
  • Selasa, 26 Mei 2020 - 07:15:27 WIB

    Waduh! Tukang Cukur Tularkan Corona ke Pelanggan

    Waduh! Tukang Cukur Tularkan Corona ke Pelanggan HARIANHALUAN.COM - Seorang tukang cukur rambut di Missouri, Amerika Serikat (AS), membuka kembali usaha salon miliknya di tengah pandemi. Ia tidak menyadari jika dirinya telah terinfeksi virus Corona. Akibatnya, penata rambut.
  • Senin, 25 Mei 2020 - 15:30:18 WIB

    Waduh! AS-Cina di Ambang Perang Dingin Baru?

    Waduh! AS-Cina di Ambang Perang Dingin Baru? HARIANHALUAN.COM - Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi mengatakan pada Minggu (24/5) bahwa hubungan antara Cina dan Amerika Serikat (AS) berisiko memburuk hingga ke titik "Perang Dingin baru" bisa saja menjadi kenyataan..
  • Ahad, 24 Mei 2020 - 16:48:17 WIB

    Waduh! Harusnya Bermaafan, Amerika Serikat dan China malah Makin Tegang

    Waduh! Harusnya Bermaafan, Amerika Serikat dan China malah Makin Tegang HARIANHALUAN.COM -- Idul Fitri biasanya adalah momen saling bermaafan atas segala khilaf. Namun buat Amerika Serikat (AS) dan China, yang ada malah tensi ketegangan yang semakin meninggi. Sejak Donald Trump terpilih sebagai p.
  • Selasa, 19 Mei 2020 - 18:46:38 WIB

    Waduh! Trump Mau Gulingkan AS dari Keanggotaan WHO    

    Waduh! Trump Mau Gulingkan AS dari Keanggotaan WHO     HARIANHALUAN.COM -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengancam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump mengancam akan secara permanen menghentikan pendanaan AS untuk organisasi kesehatan PBB itu jika WHO t.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]