Korban Kebakaran Empat Petak Kedai di Gunung Medan Rugi Ratusan Juta


Kamis, 14 Mei 2020 - 11:25:37 WIB
Korban Kebakaran Empat Petak Kedai di Gunung Medan Rugi Ratusan Juta Empat petak kedai terbuat dari kayu, di Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, habis dilalap si jago merah Kamis pagi, kerugian diperkirakan ratusan juta.MARYADI

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Efrizal (45), warga Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Kamis (14/05), lari terbirit-birit dengan kepala yang belum selesai dipangkas bersama kain pembalut pangkas, pasalnya kedai dekat pangkas tersebut terbakar. 

Menurut Zal (32), tukang pangkas, sebagaimana biasanya, pagi sekitar pukul 07.30 Wib, ia membuka tempat pangkasnya, tidak lama kemudian datang satu pelanggannya untuk berpangkas. Kemudian ia memangkas rambut Efrizal tersebut, belum selesai rambut Efrizal dipangkas, punggungnya terasa panas, ternyata api sudah membesar dari kedai bakso sebelah tempat pangkasnya. Dia bersama Efrizal langsung lari keluar dan berteriak minta tolong ada kebakaran. "Efrizal lari dengan kain dan kepala yang belum selesai dipangkas," ungkap Zal kepada harian haluan.com, di lokasi kejadian.

Empat petak kedai tersebut adalah tukang pangkas dua petak milik Faisal Tanjung, kedai bakso milik Linda yang dikontrak oleh Syaiful Amin, kedai kelontong milik Sahrul.

Tukang pangkas Zal, mengungkapkan, diperkirakan api berasal dari belakang kedai bakso, kemudian menjalar ke depan dan samping, karena kedai terbuat dari kayu, maka api yang mulai membakar sekitar pukul 08.00 Wib, hanya setengah jam saja, empat petak kedai ludes terbakar. Untung, katanya, tidak lama kemudian mobil kebakaran tiba menyiram, dibantu oleh masyarakat sekitar.

Sekitar pukul 08.30 Wib api sangat besar sekali, dan setengah jam kemudian, api dapat dipadamkan dengan dua unit mobil pemadam kebakaran serta dibantu oleh masyarakat. "Tepat pukul 09.00 Wib, api padam," katanya.

Untuk kerugian, pengakuan korban Zal, tukang pangkas, sekitar Rp20 juta, Syaiful Amin tukang bakso sekitar Rp 200 juta dan Sahrul sekitar Rp 500 juta, pasalnya barang-barang kelontong bersama uang tidak bisa diselamatkan. Sedangkan tukang pangkas milik Faisal Tanjung, hanya separuh dimakan api.

Syaiful Amin yang sering dipanggil Mas Gepeng yang sempat ditanya harianhaluan.com, mengaku pasrah, ia sedikit bercerita, bahwa setiap malam ada penunggu kedai baksonya, namun pagi itu, penunggu kedai baksonya itu pergi keluar menjemput sesuatu ke pondok. "Untung dia sudah bangun dan keluar, kalau ndak bisa jadi korban kebakaran," ungkapnya.

Begitu pula Sahrul, ia pasrah dengan kejadian tersebut, sedangkan istrinya menjerit menangis melihat tidak satu pun barang miliknya yang dapat diselamatkan.

Sekretaris Camat Sitiung, Adek, Pj Wali Nagari Gunung Medan, Jonnedy, Babinsa, Babinkamtibmas serta aparat kepolisian yang ada di lokasi kejadian, masih menghitung dan mendata jumlah kerugian dan langkah-langkah selanjutnya untuk bantuan kepada korban.(*)

Reporter : Maryadi /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]