175 KK di Nagari Lansekkadok Terima BLT Dana Desa Dua Bulan Sekaligus


Kamis, 14 Mei 2020 - 14:13:09 WIB
175 KK di Nagari Lansekkadok Terima BLT Dana Desa Dua Bulan Sekaligus Kadis DPM Kabupaten Pasaman, Hasiholan Hutagalung menyaksikan penyerahan BLT Dana Desa di Nagari Lansekkadok.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Sebanyak 175 kepala keluarga (KK) di Nagari Lansekkadok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk dua bulan sekaligus, April-Mei 2020.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Hasiholan Hutagalung saat meninjau penyerahan BLT-DD di nagari itu mengatakan, setiap kepala keluarga penerima manfaat akan menerima stimulus (bantuan langsung tunai) dari pemerintah selama tiga bulan, akibat terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

"Ini langsung tahap kedua. Jadi, tiap KK penerima manfaat akan mendapatkan BLT sebesar Rp1,2 juta untuk periode April-Mei. Tahap ketiga, akan dibagikan sehabis lebaran," ujar Hasiholan, Kamis (14/5).

Dikatakan, sebanyak 8.973 KK di Kabupaten Pasaman tercatat sebagai penerima manfaat BLT yang bersumber dari dana desa. Ribuan KK tersebut, kata dia, akan menerima bantuan sebesar Rp600 ribu setiap bulan, selama tiga bulan, April hingga Juni.

"BLT dana desa ini diperuntukkan bagi 8.973 KK, tersebar di 37 nagari di Kabupaten Pasaman," ungkapnya.

Nagari Lansekkadok, kata Holan, adalah nagari keempat yang telah menyalurkan BLT kepada masyarakat di Kabupaten Pasaman. Sebelumnya, Nagari Tanjung Betung, Tarung Tarung dan Nagari Aia Manggis.

"Besok (Jumat, red) menyusul Nagari Panti dan Lubuk Layang," imbuhnya.

Holan berharap, sebelum lebaran seluruh nagari sudah menyalurkan BLT-DD tahap pertama kepada masyarakat. Ia meminta nagari tidak memperlambat proses pendistribusian, karena bantuan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Ditengah situasi pandemi yang serba pelik ini, saya tekankan nagari menyegerakan penyaluran BLT ini, karena anggaran sudah turun. Jangan dilama-lamakan, agar bisa digunakan warga kita," imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa total dana desa untuk Kabupaten Pasaman pada tahun 2020 mencapai Rp48 miliar lebih. Dana tersebut dialokasikan ke 37 nagari defenitif. Sementara untuk BLT, sesuai ketentuan dianggarkan sebesar Rp16,150 miliar.

Bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai penerima BLT-DD, Holan meminta tidak usah risau. Warga diminta segera melapor ke Jorong setempat. Sebab, kata dia, jenis bantuan sosial akibat dampak Covid-19 dari pemerintah itu banyak kategorinya.

Diantaranya, bantuan reguler PKH dan BPNT. Jenis lainnya ada BLT Kemensos, BLT Provinsi, BLT Kabupaten, BLT TNI/Polri dan Baznas. BLT Dana Desa.

"Bagi warga yang tidak dapat BLT Dana Desa, masih ada BLT-BLT lain. Siapa pun warga miskin, akan menerima Bansos ini. Kan penerima tidak boleh double-double," katanya.

Salah seorang warga Lansekkadok, penerima manfaat BLT Dana Desa, Asmara (68) terharu usai menerima bantuan sosial dari pemerintah tersebut. Janda cerai mati ini pun mengaku, akan mempergunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Alhamdulillah, bersyukur sekali dengan adanya bantuan ini. Uang ini akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan sehari hari saya, beli sembako misalnya," ucap Asmara. (*)

Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 11 Agustus 2016 - 03:55:19 WIB

    175 Pengelola Depot Air Minum Ikuti Diklat TOT

    175 Pengelola  Depot Air Minum Ikuti Diklat TOT BATUSANGKAR, HALUAN — Untuk men­jaga kualitas air kemasan yang diproduksi sejumlah depot isi ulang, Pemerintah Tanah Datar melalui Dinas Kesehatan bersama BKD dan Diklat melaksanakan Trai­ning of Trainer (TOT) Sa­nitasi .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]