Anggota DPR Nilai Pemerintah Pusat Tak Serius Atasi Virus Corona 


Kamis, 14 Mei 2020 - 20:25:06 WIB
Anggota DPR Nilai Pemerintah Pusat Tak Serius Atasi Virus Corona  Guspardi Gaus

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengkritisi pemerintah pusat yang dinilai belum serius dalam menangani penyebaran virus Corona (Covid 19) di tanah air. Menurut Guspardi ini tergambar dari kebijakan pemerintah pusat yang tumpang tindih dan aturan yang berubah-ubah di lapangan dan membuat pemerintah daerah menjadi bingung .

“Banyak aturan dan kebijakan yang diambil pemerintah pusat tanpa ada sinkronisasi dengan pemerintah daerah. Koordinasi dan komunikasi antar kementrian di pusat juga terkesan berjalan sendiri-sendiri," ujar Guspardi, Kamis (14/5).

Politisi PAN ini melanjutkan, berbagai langkah yang diambil pemerintah pusat untuk menangani penyebaran Virus Corona terlihat kontradiktif dengan kebijakan yang sedang di jalankan pemerintah daerah, maupun antar
lembaga di pemerintah pusat itu sendiri.

Legislator asal Sumatera Barat ini mencontohkan, disaat pemerintah daerah tengah serius mengatasi wabah virus ini dengan penerapan PSBB, pemerintah pusat malah merencanakan "relaksasi" PSBB itu sendiri. Mudik dilarang tetapi Menhub mengizinkan kembali transportasi umum beroperasi ke berbagai daerah di Indonesia. Termasuk adanya keputusan pemerintah yang mempersilakan masyarakat berusia 45 tahun ke bawah untuk beraktivitas kembali di tengah pandemik Covid-19, ini juga menuai kontroversi dan polemik.

Guspardi mengutarakan, aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat di tengarai lebih mengarah kepada alasan penyelamatan ekonomi, ini sebagai bukti pemerintah kurang mengutamakan keselamatan jiwa masyarakatnya dan juga ini menandakan pemerintah belum mempunyai Road Maps yang jelas dalam menurunkan angka penyebaran Covid-19.

Sementara berdasarkan data pemerintah hingga Rabu siang 13 Mei 2020, kasus positif Corona menunjukkan angka yang masih mengkhawatirkan. Terjadi penambahan 689 orang positif sehingga total ada 15.438 kasus Covid-19 di Indonesia. Wabah virus Corona ini terus mengancam dan belum tentu kapan akan berakhir. "Butuh keseriusan dan kebersamaan serta harmonisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah melawan dan memutus mata rantai penyebaran virus covid -19 ini," harap Guspardi. (*)

Reporter : Leni Marlina /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]