Dituding Melakukan Survei Bernuansa Phobia, Ini Kata Komnas HAM


Jumat, 15 Mei 2020 - 07:00:25 WIB
Dituding Melakukan Survei Bernuansa Phobia, Ini Kata Komnas HAM Komnas HAM

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) angkat suara soal tudingan survei yang dilakukannya pada 29 April hingga 4 Mei 2020 bernuansa phobia terhadap kelompok tertentu. Menurut Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM, Choirul Anam, tudingan adanya nuansa phobia dalam surveinya itu sama sekali tak berdasar.

Survei Komnas HAM untuk memotret kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi COVID-19. Wakil Ketua MPR-RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengkritisi Komnas HAM yang mengadakan survei yang hanya ditujukan kepada umat Islam. 

Dia menilai, survei tersebut sangat tendensius, melanjutkan pola Islamophobia dan ketidakadilan terhadap umat Islam di Indonesia. Survei itu selain menunjukkan 94,5 persen responden patuh beribadah di rumah setelah adanya surat edaran Kemenag, juga menyertakan opsi sanksi sosial bagi umat Islam yang melaksanakan salat berjamaah di masjid di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Jika ada persepsi bahwa survei ini bernuansa phobia terhadap masyarakat/kelompok tertentu adalah sangat tidak berdasar," kata Choirul dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5/2020).

Survei itu, kata Choirul, adalah bagian melihat kebijakan dan tata kelola peribadatan dan respons masyarakat. Ketika menyampaikan hasil survei, tantangan di dalam menjalankan ibadah di tempat peribadatan selama pandemi COVID-19 berlaku untuk semua agama dan kepercayaan. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 03 Mei 2020 - 20:30:42 WIB

    5 Maskapai Dituding Ikut Bermain dalam Pengangkutan Kargo

    5 Maskapai Dituding Ikut Bermain dalam Pengangkutan Kargo JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kemunculan maskapai penumpang yang mengangkut kargo udara memberikan harga lebih murah hingga 31 persen jika dibandingkan dengan harga kargo udara normal membuat terjadinya persaingan yang semakin.
  • Sabtu, 04 April 2020 - 06:26:31 WIB

    Yasonna Dituding Cari Celah Bebaskan Napi Korupsi Saat Corona

    Yasonna Dituding Cari Celah Bebaskan Napi Korupsi Saat Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari menilai Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mencuri kesempatan di tengah pandemi virus corona (Co.
  • Jumat, 07 Februari 2020 - 08:14:13 WIB

    Dituding Jebak PSK, Pakar Sebut Andre Rosiade Bisa Dikenai Pasal Ini

    Dituding Jebak PSK, Pakar Sebut Andre Rosiade Bisa Dikenai Pasal Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengajar hukum di Universitas Trisakti Asep Iwan Iriawan mengatakan pihak yang menjebak pekerja seks agar diproses kepolisian bisa dijerat dengan pasal penyertaan..
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 22:30:21 WIB

    Firli Bahuri Dituding Bikin Rusak KPK

    Firli Bahuri Dituding Bikin Rusak KPK JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri kembali menjadi sorotan terkait polemik penyidik lembaga antirasuah itu. Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana menilai memecat .
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 19:10:52 WIB

    Dituding Lembek soal Natuna, Begini Tanggapan Prabowo

    Dituding Lembek soal Natuna, Begini Tanggapan Prabowo JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menanggapi santai desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot dirinya terkait sikap di Laut Natuna Utara. Prabowo menyatakan bahwa setiap orang bebas ber.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]