Teknis Pelaksanaan Salat Jumat di Padang di Tengah Pandemi Corona, Jarak Antara Jamaah 60 Cm


Jumat, 15 Mei 2020 - 10:18:23 WIB
Teknis Pelaksanaan Salat Jumat di Padang di Tengah Pandemi Corona, Jarak Antara Jamaah 60 Cm Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah. Foto: Tribunpadang

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait aturan pelaksanaan salat Jumat berjamaah. SE nomor 451.169/Kesra-2020 tersebut menindaklanjuti Surat Gubernur Sumbar Nomor 360/117/Covid-19/SBR/V-2020, tanggal 13 Mei 2020, perihal berjamaah di masjid dalam kondisi wabah Covid-19.

Ini juga seiring dengan dikeluarkannya Surat Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Barat Nomor B.017/MUL-SB/V/2020, tanggal 12 Mei 2020, perihal berjamaah di masjid dalam Kondisi Wabah Covid-19.

Sejalan dengan itu, Pemko Padang merekomendasi untuk pelaksanaan salat Jumat berjamaah dapat
diberikan dengan mengacu pada teknis pelaksanaan salat Jumat berjamaah yang ditetapkan Walikota Padang.

"Camat selaku kepala wilayah Kecamatan diberikan kewenangan untuk memberikan rekomendasi tersebut, berkoordinasi dengan pimpirnan Puskesmas setempat," begitu bunyi SE yang ditandatangani Walikota Padang, Mahyeldi pada tanggal 14 Mei 2020 itu.

Mahyeldi juga meminta Camat memberikan laporan pelaksanaannya kepada Sekretaris Daerah dan Kepala Bagian Kesra Kota Padang.

Adapun teknis pelaksanaan salat Jumat berjamaah yang tertuang dalam SE nomor 451.169/Kesra-2020, berikut rinciannya:

1. Lokasi masjid tidak berada di jalan perlintasan atau jalan raya.

2. Tidak ada kasus positif Covid-19 di wilayah RW masjid.

3. Jamaah masuk masjid pada satu pintu dan harus dilakukan pengukuran suhu tubuh (thermogun disediakan pengurus masjid).

4. Jamaah adalah warga yang dikenal oleh pengurus dan dalam kondisi sehat (tidak batuk/pilek/demam).

5. Jamaah tidak memiliki riwayat penyakit kronis (sakit gula, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke).

6. Seluruh jamaah masjid wajib memakai masker.

7. Pengurus Masjid wajib menyediakan sabun cuci tangan di tempat berwudhu.

8. Mengatur jarak antara jamaah (60 cm).

9. Jamaah membawa sajadah atau tikar masing-masing.

10. Khutbahnya iqtishor/ dipendekkan (maksimal 15 menit).

11. Keluar masjid tetap jaga jarak dan tidak boleh berkerumun.

12. Pengurus masjid harus membentuk tim khusus yang akan mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan sebagaimana tersebut di atas.

13. Pengurus masjid membuat surat pernyataan dan ditanda tangani di atas materai 6000.

14 . Rekomendasi bisa diberikan jika memenuhi seluruh persyaratan 1 sampai dengan 13 sebagaimana tersebut di atas. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]