Menristek: Vaksin Virus Tak Dapat Diciptakan Dalam Waktu Pendek


Sabtu, 16 Mei 2020 - 08:22:55 WIB
Menristek: Vaksin Virus Tak Dapat Diciptakan Dalam Waktu Pendek Bambang Brodjonegoro

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dalam pembuatan suatu vaksin, baik vaksin virus Corona atau Covid-19 membutuhkan proses waktu yang panjang. Proses tersebut, bermula dari mendapatkan suatu virus, mengisolasi, menganalisa gen, menentukan kandidat vaksin prototype, kemudian menentukan kandidat vaksin yang harus uji invivo dan uji klinis.

“Nantinya pembuatan vaksin akan menjadi tantangan tersendiri dalam menentukan jenis virus, apakah untuk jenis virus tertentu atau untuk semuanya, kemungkinan vaksin tidak didapatkan tahun ini,” kata, Menteri Riset Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro, saat webinar nasional Universitas Andalas melalui aplikasi zoom, yang dipandu oleh Ketua LPPM Universitas Andalas, Uyung Gatot, Jumat, (15/5/2020).

Bambang melanjutkan, dalam pengujian invivo dan unit klinis suatu virus memakan waktu yang sangat panjang. Selain itu, vaksin sendiri tidak bisa diperkirakan waktu pembuatannya, bisa pendek namun bisa juga dalam waktu yang lama, bahkan dari beberapa penyakit menular di dunia masih banyak yang belum ada vaksinnya.
 
"Khusus Covid-19 ini memang luar biasa menakutkan, apalagi dalam hal penyebaran wabahnya, daya sebar mencapai 20 kalinya sars, sars waktu itu termasuk penyakit yang menakutkan juga,"katanya.

Pencegahan merupakan hal yang paling penting dilakukan disamping vaksin diterapkan kepada masyarakat, terlebih menghasilkan suplemen atau Alat Pelindung Diri (APD). Intinya, dukungan untuk hidup sehat seperti hand sanitizer dan desinfektan benar-benar bisa diaplikasikan.

“Daya sebar yang begitu tinggi maka skrining dan diagnostik menjadi sangat penting,” tutup Bambang. (*)

 

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 23 Maret 2016 - 03:12:26 WIB

    Menristek: Anak Petani Kuliah Gratis

    KEBUMEN, HALUAN —Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muham­mad Nasir menjamin anak-anak petani dari ke­luarga kurang mampu dapat kuliah gratis di kampus-kampus milik pemerintah di se­luruh Indonesia. “Tidak.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]