Pemutakhiran Data Miskin Perlu Peran Perangkat Nagari


Ahad, 17 Mei 2020 - 00:47:29 WIB
Pemutakhiran Data Miskin Perlu Peran Perangkat Nagari Kadis PMD Sumbar, Syafrizal. Foto: DPMD Sumbar

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbar mendorong perangkat Nagari untuk melakukan pemutakhiran data guna mendukung Program Keluarga Harapan demi ketepatan sasaran penyaluran bansos dari pemerintah. Pasalnya, peran perangkat nagari sangat penting dalam pemutakhiran data kemiskinan.

"Dengan data yang update tentu tidak ada masyarakat yang dirugikan. OPD pun dapat menjalankan programnya dengan lancar tanpa ada keributan soal data ini," kata Kadis PMD Sumbar, Syafrizal, baru-baru ini.

Untuk mendukung pemutahiran data penduduk miskin di seluruh Nagari, kata mantan Wakil Bupati Pesisir Selatan ini, pihaknya menginginkan perangkat nagari dilibatkan.

"Kita harapkan ada program pemutakhiran data penduduk miskin ini dalam APBD Sumbar ke depan, yang basis datanya dari nagari," kata Syafrizal.

Sementara itu, Wali Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih Aprizal mengungkapkan, bahwa keributan yang terjadi beberapa hari lalu, bermula dari data yang tidak valid. Banyak nama warga miskin yang terdampak Covid-19 tidak ada dalam penerima Bansos.

"Alhamdulillah dapat kita jelaskan kepada masyarakat bahwa ada kekeliruan data. Karenanya kita sisir semua warga miskin dan terdampak Covid-19 ini, kita masukkan dalam penerima BLT Dana Desa yang akan kita serahkan. Masih ada juga yang belum masuk daftar, tetapi kemampuan BLT Dana Desa hanya 259 Kepala Keluarga," kata Wali Nagari Aprizal.

Nagari Rawang Gunung Malelo sendiri termasuk nagari yang memilki penduduk cukup besar, 2.010 Kepala Keluarga. Dengan Bansos Kemensos, PKH, BLT Provinsi dan BLT Dana Desa, hanya 65 persen KK yang bisa diakomodasi bantuan.

Camat Sutera, Fachrudin mengatakan, dalam penyusunan penerima Bansos Covid-19 ini pihaknya menerima data yang lama dari Dinas Sosial, kemudian kami revisi di nagari. Mereka yang sudah meninggal dikeluarkan, termasuk warga yang tidak masuk kategori miskin.

"Tetapi nyatanya dalam daftar penerima Bansos nama-nama yang sudah dikeluarkan itu muncul kembali. Merasai kami di bawah oleh masyarakat," kata Fachrudin. (*/Hms-Sumbar)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]