Waduh! Gadis di India Dikeroyok Warga Usai Disoraki 'Corona'


Ahad, 17 Mei 2020 - 14:20:37 WIB
Waduh! Gadis di India Dikeroyok Warga Usai Disoraki 'Corona' Ilustrasi

GURUGRAM, HARIANHALUAN.COM - Seorang gadis berusia 20 tahun dikeroyok oleh warga di Gurugram, India usai dipanggil 'Corona'. Masalah berbau rasisme menjadi sorotan di media sosial.

Seperti dilansir dari koran Uni Emirat Arab, Gulf News cabang India, Sabtu (16/5/2020) gadis korban pengeroyokan itu bernama Chong Hoi Misao. Misao berasal dari negara bagian Manipur, India. Misao dikeroyok oleh penduduk setempat di Gurugram hanya karena melewati daerah tersebut.

Dilaporkan, Chong Hoi Misao sempat dipanggil 'Corona' sebelum dipukuli dengan tongkat. Laporan berita tentang insiden itu, dan foto-foto memar yang diderita Misao menjadi viral di media sosial. Sontak langsung memicu kemarahan nitizen.

Menurut sebuah laporan di thequint.com, Misao diserang secara brutal oleh beberapa penduduk setempat dari Faizapur, Gurugram di Haryana hanya karena melewati daerah tersebut pada hari Minggu sore, 10 Mei. Dia ada di sana untuk bertemu seorang teman dan makan siang. Informasi ini berdasarkan penuturan Joel yang merupakan teman dekat korban.

"Ketika kembali, dia dihentikan oleh seorang wanita tua, yang dengan kasar memotongnya dari melewati jalan, menyatakan bahwa itu adalah milik pribadi. Dia melecehkannya dengan nada rasis yang menghalangi dia untuk melewati jalan di depan rumahnya," kata Joel.

Situs web berita eastmojo.com melaporkan bahwa usai pertengkaran, semua anggota keluarga wanita itu, termasuk menantu perempuan dan putranya, maju dan mulai memukulinya dengan tongkat. Beberapa batang bahkan mendarat di kepala Misao hingga membuatnya pingsan. Dia kemudian diselamatkan oleh beberapa warga setempat yang kemudian memanggil polisi.

Namun, saat masalahnya ditangani oleh polisi, Misao lebih merasa kecewa. Alih-alih menangani kasusnya dengan serius, menurut Joel polisi meminta Misao berdamai.

"Para pejabat polisi mengatakan kepada Misao untuk berdamai," kata Joel.

Misao yang tertekan kemudian memanggil Pusat Dukungan & Helpline Timur Laut (NESCH). Kemudian anggota NESCH mencapai tempat serangan sekitar pukul 8:30 malam waktu setempat.

Yang mengejutkan, insiden itu terjadi hanya dua hari setelah pemerintah pusat meyakinkan Mahkamah Agung India bahwa mereka akan mengambil tindakan, atas insiden serangan rasial terhadap orang-orang dari Timur Laut pada 8 Mei lalu.

Nitizen sontak marah. Mereka menilai sebagian rasisme dalam bentuk apa pun, terutama terhadap orang-orang dari negara sendiri, tidak boleh ditoleransi.

Berbagi laporan, sebuah akun Twitter bernama @mynameswatik menulis: "Ini tidak dapat ditoleransi. Ini rasisme dan perlu diserukan. Para penyerang harus dipenjara."

Sementara itu, Komisi Hak Asasi Manusia Nasional (NHRC) telah mengambil akan mendalami insiden tersebut.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 06:51:13 WIB

    Waduh! Merpati Ini Dikira Mata-mata Karena Terbang Lintas Negara

    Waduh! Merpati Ini Dikira Mata-mata Karena Terbang Lintas Negara HARIANHALUAN.COM - Polisi India akhirnya melepaskan seekor merpati milik warga Pakistan karena sempat dikira mata-mata. Tapi akhirnya, merpati diputus tak bersalah..
  • Selasa, 26 Mei 2020 - 07:15:27 WIB

    Waduh! Tukang Cukur Tularkan Corona ke Pelanggan

    Waduh! Tukang Cukur Tularkan Corona ke Pelanggan HARIANHALUAN.COM - Seorang tukang cukur rambut di Missouri, Amerika Serikat (AS), membuka kembali usaha salon miliknya di tengah pandemi. Ia tidak menyadari jika dirinya telah terinfeksi virus Corona. Akibatnya, penata rambut.
  • Senin, 25 Mei 2020 - 15:30:18 WIB

    Waduh! AS-Cina di Ambang Perang Dingin Baru?

    Waduh! AS-Cina di Ambang Perang Dingin Baru? HARIANHALUAN.COM - Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi mengatakan pada Minggu (24/5) bahwa hubungan antara Cina dan Amerika Serikat (AS) berisiko memburuk hingga ke titik "Perang Dingin baru" bisa saja menjadi kenyataan..
  • Ahad, 24 Mei 2020 - 16:48:17 WIB

    Waduh! Harusnya Bermaafan, Amerika Serikat dan China malah Makin Tegang

    Waduh! Harusnya Bermaafan, Amerika Serikat dan China malah Makin Tegang HARIANHALUAN.COM -- Idul Fitri biasanya adalah momen saling bermaafan atas segala khilaf. Namun buat Amerika Serikat (AS) dan China, yang ada malah tensi ketegangan yang semakin meninggi. Sejak Donald Trump terpilih sebagai p.
  • Selasa, 19 Mei 2020 - 18:46:38 WIB

    Waduh! Trump Mau Gulingkan AS dari Keanggotaan WHO    

    Waduh! Trump Mau Gulingkan AS dari Keanggotaan WHO     HARIANHALUAN.COM -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengancam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump mengancam akan secara permanen menghentikan pendanaan AS untuk organisasi kesehatan PBB itu jika WHO t.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]