Tangguh! 4 Motor Yamaha Lawas Ini Masih Banyak Diburu


Senin, 18 Mei 2020 - 15:19:19 WIB
Tangguh! 4 Motor Yamaha Lawas Ini Masih Banyak Diburu Ist

HARIANHALUAN.COM -- Yamaha termasuk pabrikan yang sanggup lahirkan banyak sepeda motor legendaris. Bahkan, motor-motor tersebut masih diminati dan banyak dicari hingga kini.

Sebagian orang mungkin menganggap motor Yamaha yang paling legendaris adalah RX-King. Padahal, masih ada beberapa motor legendaris Yamaha lainnya dari kategori yang berbeda.

Berikut ini 4 motor legendaris Yamaha yang masih banyak dicari:

1. Yamaha DT100

Motor trail yang satu ini termasuk salah satu motor yang populer di zamannya. Masuk ke Indonesia tahun 1976, DT100 banyak dipakai anak muda pada masa itu karena motor ini juga sering kali muncul di berbagai film layar lebar.

Yamaha DT100 atau biasa disebut Yamaha Enduro dibekali mesin 2-tak berkapasitas 97 cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 10 tk pada 7.500 rpm dan torsi 9,5 Nm pafa 7.000 rpm.

Motor trail ini masih banyak dicari para kolektor dan pencinta olahraga atau balap off road.

2. Yamaha RX-King

Dicap sebagai 'motor jambret', tak membuat RX-King kehilangan penggemar. Bahkan, motor 2-tak dengan mesin 135 cc itu masih banyak dicari sampai sekarang.

Performa mesinnya yang kencang dan perawatannya yang cukup mudah membuat banyak orang jatuh hati pada RX-King. Cukup banyak loyalis RX-King yang berani membayar dengan harga tinggi.

Belum lama ini juga ada RX-King yang berhasil terjual dengan harga Rp 150 juta. Faktor utama yang membuat motor tersebut mahal adalah kondisinya yang disebut New Old Stock (NOS).

3. Yamaha F1ZR

Naiknya pamor sepeda motor 2-tak belakangan ini membuat F1ZR banyak dicari lagi. Jika melihat kiprahnya, F1ZR dipasarkan sejak 1997 dan disetop produksinya pada 2004. Populasinya cukup banyak, tapi yang kondisinya masih baik bisa dibilang hanya sedikit.

Harga pasaran untuk motor bebek ini cukup bervariasi. Tapi, harganya tidak fantastis seperti motor lawas 2-tak lainnya.

4. Yamaha TZM 150

TZM 150 banyak dicari karena populasinya yang cukup langka. Sebab, motor impor yang dijual di era '90-an ini masa penjualannya cukup singkat.

Saat itu, harga motor impor sudah cukup mahal. Ditambah lagi, Indonesia dilanda krisis moneter. Maka itu, penjualan motor ini terpaksa dihentikan.

Secara performa, TZM 150 mampu bersaing dengan berbagai kompetitornya, seperti Suzuki RGR 150, Kawasaki Ninja 150, dan Honda NSR 150 R. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]