Alasan Kemensos Soal Bantuan Sosial Tak Merata, Yuk Simak!


Rabu, 20 Mei 2020 - 14:50:12 WIB
Alasan Kemensos Soal Bantuan Sosial Tak Merata, Yuk Simak! Kemensos beberkan soal bantuan sosial yang disalurkan secara bertahap.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah sudah menargetkan sebanyak 8,3 juta bantuan sosial harus diserahkan sebelum Lebaran tahun ini. Namun, masih banyak yang menilai bantuan sosial tersebut belum terasa di berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial, Harry Hikmat mengatakan dari sisi penyaluran memang Kemensos melakukannya secara bertahap.

Seperti contoh sembako untuk wilayah Jabodetabek itu sudah masuk ke tahap ke tiga. Tetapi untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) itu tahap pertama dan memang bertahap menyalurkannya.

"Jadi kalau dari Kemensos memang bantuan itu belum merata, tapi kan bantuan tidak hanya dari Kemensos, ada juga bansos yang lain. Itu juga termasuk BLT yang baru sekitar 15%," ucap Harry saat ditemui di bilangan Kalibata, Jakarta (20/7/2020).

Lebih lanjut dirinya mengatakan sama halnya dengan BLT, BST juga nampak. Namun, Harry memastikan Kemensos akan mulai mempercepat penyaluran pada minggu ini, sehingga ada langkah-langkah percepatan agar BLT dapat tersalurkan dengan ke daerah non-Jabodetabek.

"BST itu sekitar 25%, Menteri Kemensos atas Instruksi Presiden sudah menentukan langkah-langkah percepatan tersebut, agar segera bergerak untuk bisa mencapai 100% terutama yang perluasan yang mencapai 9 juta keluarga penerima manfaat," ungkap Harry.

Di sisi lain, Harry juga mengatakan pada unit kerjanya Dirjen Rehsos telah bergerak cepat untuk merespons dampak COVID-19 bagi 5 klaster rehabilitasi sosial, di antaranya penyandang disabilitas, lanjut usia, korban penyalahgunaan Napza serta tuna sosial dan korban perdagangan orang.

Sejak 4 April yang lalu, bantuan sosial kepada 5 klaster Rehabilitasi Sosial tersebut sebanyak 19.303 paket bantuan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) untuk anak baik di LKS maupun Rehabilitasi Sosial. Selain itu 297.239 sembako juga diberikan kepada penyandang disabilitas.

"Untuk klaster lanjut usia, sebanyak 1.292.530 paket bansos sembako dan bansos tunai sudah disalurkan. Sedangkan 21.092 untuk korban penyalahgunaan napza dan juga 509 paket untuk tuna sosial dan korban perdagangan orang," pungkas Harry. (*)

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]