2 Bos Agen Penyalur ABK yang Dilarung ke Laut Somalia Ditetapkan sebagai Tersangka


Rabu, 20 Mei 2020 - 21:48:57 WIB
2 Bos Agen Penyalur ABK yang Dilarung ke Laut Somalia Ditetapkan sebagai Tersangka elar perkara kasus ABK yang tewas di kapal berbendera China di Mapolda Jateng, Rabu (20/5/2020).

SEMARANG, HARIANHALUAN.COM - Polda Jawa Tengah menangkap dua orang yang diduga terlibat kasus perdagangan orang. Kasus ini terkait dengan tewasnya anak buah kapal ( ABK) asal Indonesia yang jenazahnya dilarung ke perairan Somalia. 

Dua orang itu adalah S (45) Komisaris PT Mandiri Tunggal Bahari dan MH (54) Direktur PT Mandiri Tunggal Bahari. 

Perusahaan tersebut merupakan agen pemberangkatan ABK untuk bekerja di kapal asing Lu Qing Yuan Yu 623 dan kapal Fu Yuan Yu 1218. 

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, S dan MH telah ditetapkan tersangka. 

"Mereka merekrut dan menempatkan ABK di kapal berbendera China melalui PT MTB tanpa mengantongi surat izin perekrutan pekerja migran Indonesia (SIP2MI)," jelas Iskandar saat gelar perkara di Mapolda Jateng, Rabu (20/5/2020). 

Iskandar menjelaskan seorang ABK bernama Herdianto telah diberangkatkan oleh perusahaan tersebut untuk bekerja di Kapal Lu Qing Yuan Yu 623 pada 29 Oktober 2019. 

Lantas, pada 16 Januari 2020, Herdianto meninggal dunia karena sakit dan jenazahnya dilarung ke lautan lepas.

Selanjutnya, seorang ABK bernama Taufik Ubaidillah juga diberangkatkan pada 30 September 2019 untuk bekerja di Kapal Fu Yuan Yu 1218. 

Pada 23 November 2019, Taufik Ubaidillah meninggal dunia karena kecelakaan kerja. Dia terjatuh dari palkah kemudian jenazahnya juga dilarung di lautan lepas. 

"Setelah itu, ada enam ABK asal Indonesia lain yang bekerja di Kapal Fu Yuan Yu memutuskan kabur dengan cara melompat ke laut. Empat ABK asal Indonesia berhasil diselamatkan oleh kapal Malaysia dan dua orang lainnya belum ditemukan hingga sekarang," ungkapnya. 

Iskandar mengungkapkan keberangkatan pekerja imigran Indonesia (PMI) sebagai ABK melalui PT MTB tersebut dijanjikan upah sebesar 350 USD setiap bulan. 

"Sejak tahun 2018 perusahaan itu telah merekrut 231 ABK untuk bekerja di kapal-kapal China," katanya. 

Kedua tersangka dijerat pasal 85 dan 86 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Tenaga Migran, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Mereka juga terancam dijerat pasal 4 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara.(*)
 

 Sumber : kompas.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 22:37:29 WIB

    Wali Kota Solo Usul Tahun Ajaran Baru Dimulai Januari 2021

    Wali Kota Solo Usul Tahun Ajaran Baru Dimulai Januari 2021 HARIANHALUAN.COM - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengusulkan agar siswa kembali masuk sekolah pada Januari 2021. Selain lebih aman dari ancaman virus corona (COVID-19), tahun ajaran baru pada awal tahun lebih memudah.
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 22:12:35 WIB

    Peringatan, Ekonomi RI Kuartal II-2020 Diramal Nyungsep!

    Peringatan, Ekonomi RI Kuartal II-2020 Diramal Nyungsep! HARIANHALUAN.COM - Pertumbuhan ekonomi di Indonesia hampir 90% berasal dari sektor konsumsi rumah tangga dan investasi. Dalam upaya menjaga ekonomi bisa tetap tumbuh, pemerintah akan fokus di dua sektor tersebut..
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 09:36:02 WIB

    Ikut Angkat Jasad PDP Corona, 2 Sopir Mobil Jenazah Positif Corona

    Ikut Angkat Jasad PDP Corona, 2 Sopir Mobil Jenazah Positif Corona HARIANHALUAN.COM - Hingga Senin (1/6/2020), Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam mencatat ada total 140 orang positif virus corona. Ada penambahan baru, dua di antaranya adalah pengemudi mobil jenazah..
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 08:09:10 WIB

    Haji 2020 Batal, Bos Garuda: Pendapatan Turun 10 Persen

    Haji 2020 Batal, Bos Garuda: Pendapatan Turun 10 Persen HARIANHALUAN.COM - Pembatalan haji tahun ini mempengaruhi kinerja keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Pasalnya, perseroan merupakan salah satu maskapai penerbangan yang memberangkatkan haji setiap tahunnya..
  • Selasa, 02 Juni 2020 - 12:43:29 WIB

    Begini Dampaknya Saat Ibadah Haji 2020 Ditiadakan

    Begini Dampaknya Saat Ibadah Haji 2020 Ditiadakan HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Indonesia tidak memberangkatkan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 Hijriah atau 2020 Masehi. Keputusan ini disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi dalam telekonferensi, Selasa.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]