NASA Lacak Asteroid Raksasa Dekati Orbit Bumi pada 22 Mei 2020, Berbahaya?


Kamis, 21 Mei 2020 - 09:10:26 WIB
NASA Lacak Asteroid Raksasa Dekati Orbit Bumi pada 22 Mei 2020, Berbahaya? ILUSTRASI/Asteroid sebesar setengah Gunung Everest akan mendekati Bumi bulan depan. PIXABAY

HARIANHALUAN.COM -- Badan Penerbangan dan Antrariksa Amerika Serikat (NASA) melacak asteroid raksasa yang mendekati orbit Bumi pada Mei 2020.

Besar asteroid antara 670 meter dan 1,5 kilometer dengan diameter setara dengan 2.198 kaki dan lebar 4.921 kaki.

Dikutip dari Daily Star Senin, 18 Mei 2020 NASA menjulukinya dengan batu 136796 (1997 BQ), dan itu pertama kali diamati oleh astrolog pada 16 Januari 1997.

Batu ini tergolong sebagai asteroid Apollo, yang bersinggungan dengan orbit Bumi selama perjalanan antariksa.

Asteroid itu diperkirakan akan mendekati orbit Bumi pada Kamis, 21 Mei 2020 pukul 21.45 Waktu Bagian Timur, atau 02.45 pagi pada Jumat, 22 Mei 2020 waktu Inggris.

NASA memperkirakan asteroid itu melaju dengan kecepatan 11,68 kilometer per detik atau 26.127 mil per jam.

Ia terdaftar sebagai objek Near-Earth karena diperkirakan akan datang dalam 1,3 unit astronomi-150 juta kilometer (93 juta mil) antara Bumi dan Matahari.

Objek Near-Earth adalah benda kecil Tata Surya, termasuk komet, yang orbitnya membuatnya dekat dengan Bumi.

NASA sebelumnya telah memperingatkan asteroid berdiameter 1 km dapat memprakarsai serangkaian peristiwa yang dapat menghancurkan Bumi.

"Objek yang dekat dan lebih dari satu kilometer dapat menyebabkan kerusakan berskala global. Mereka dapat memicu gempa bumi, tsunami, dan efek sekunder lainnya yang jauh melampaui area dampak langsung," kata NASA dalam sebuah pernyataan.

"Sebuah asteroid selebar 10 kilometer diduga menyebabkan kepunahan dinosaurus ketika menghantam semenanjung Yucatan sekitar 65 juta tahun yang lalu," ujar NASA.

Para astronom saat ini melacak hampir 2.000 asteroid, komet, dan benda-benda lain yang mengancam planet Bumi.

Menurut NASA, NEO adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan 'komet dan asteroid yang telah didorong oleh gaya tarik gravitasi planet terdekat menjadi orbit yang memungkinkan mereka memasuki lingkungan Bumi'.

Bumi belum melihat asteroid berskala sangat besar sejak batuan ruang angkasa yang memusnahkan dinosaurus 66 juta tahun yang lalu. (*)

 Sumber : Pikiran Rakyat /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 17 Mei 2020 - 23:14:13 WIB

    Usai Diteliti NASA, Bagaimana Kondisi Ujung Dunia Saat Ini?

    Usai Diteliti NASA, Bagaimana Kondisi Ujung Dunia Saat Ini? HARIANHALUAN.COM -- Pada November 2019 lalu, pesawat NASA, Voyager 2 memberikan laporannya usai sampai ke ujung dunia tempat tepian jangkauan sinar matahari dan permulaan ruang antar bintang. Bagaimana kondisinya? Sekitar 12 .
  • Ahad, 17 Mei 2020 - 08:22:10 WIB

    NASA Sebut Matahari Memasuki Masa-masa Lockdown, Wah Apa Maksudnya?

    NASA Sebut Matahari Memasuki Masa-masa Lockdown, Wah Apa Maksudnya? Lockdown menjadi salah satu kebijakan yang dipilih beberapa negara untuk menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19)..
  • Jumat, 15 Mei 2020 - 11:49:44 WIB

    Punya Langit Kuning, Ilmuwan NASA Temukan Planet Aneh

    Punya Langit Kuning, Ilmuwan NASA Temukan Planet Aneh HarianHaluan.com - Para ilmuwan NASA menemukan eksoplanet yang memiliki langit kuning dan hujan besi di luar tata surya yang disebut WASP-79b. "Prakiraan cuaca untuk planet raksasa yang super-panas seukuran Jupiter ini adalah.
  • Rabu, 29 April 2020 - 12:04:52 WIB

    Mantap! NASA Kembangkan Teknologi untuk Buat Oksigen dari Emas

    Mantap! NASA Kembangkan Teknologi untuk Buat Oksigen dari Emas SAINS, HARIANHALUAN.COM -- Badan antariksa Amerika Serikat, NASA berencana mengembangkan teknologi untuk bisa membuat oksigen di bulan. Bahan baku utamanya adalah emas. Sebagaimana dilansir laman Tech Times, NASA sedang menca.
  • Ahad, 19 April 2020 - 09:01:35 WIB

    NASA Kirim 2 Astronot ke Luar Agkasa, Buat Apa?

    NASA Kirim 2 Astronot ke Luar Agkasa, Buat Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA membuat pengumuman mengejutkan di tengah pandemi Virus Corona COVID-19. Mereka akan mengirim dua astronot ke luar angkasa pada 27 April 20.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]