Ternyata, Pemenang Lelang Motor Jokowi Seharga Rp2,5 Miliar hanya Buruh Harian


Kamis, 21 Mei 2020 - 22:09:22 WIB
Ternyata, Pemenang Lelang Motor Jokowi Seharga Rp2,5 Miliar hanya Buruh Harian motor Gesits

HARIANHALUAN.COM -- Muhammad Nuh atau M. Nuh, pria asal Jambi yang sebelumnya memenangkan lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi seharga Rp2,5 miliar dikabarkan diamankan pihak kepolisian. Informasi yang beredar, warga dengan alamat di Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Provinsi Jambi itu diamankan pada Kamis (20/5/2020) dini hari.

M. Nuh diamankan karena diduga melakukan penipuan dan sampai saat ini belum melakukan pembayaran. Informasinya, ia bukan merupakan seorang pengusaha, melainkan hanya buruh harian. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi saat dikonfrmasi awak media membenarkan jika M. Nuh telah diamankan.

“Iya, Polresta itu (yang mengamankan, red),” ujar Kuswahyudi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seperti dikutip dari haluanjambi.com (Haluan Media Group), Kamis (21/5/2020) malam.

Namun saat dikonfirmasi lebih lanjut, Kuswahyudi menyarankan agar hal ini dikonirmasi langsung kepada pihak Polresta Jambi. “Kita belum tahu seperti apa, ke Polresta Jambi saja,” terangnya

Seperti diketahui, motor listrik Gesits dengan tanda tangan Presiden Jokowi laku senilai Rp2,5 miliar dalam lelang di konser solidaritas kemanusian dengan tajuk “Bersatu Melawan Korona” pada Minggu (17/5/2020). Namun, ternyata Jokowi kena prank, sebab orang yang membeli motor tersebut hanya seorang buruh harian lepas, bukan pengusaha.

Dalam konser virtual yang digagas MPR bersama bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), M Nuh mengaku sebagai seorang pengusaha. Nuh ditangkap karena diduga melakukan penipuan, dan hingga kekinian belum melakukan pembayaran. Informasinya, ia bukan pengusaha, melainkan hanya buruh harian.

Sejak awal munculnya rencana perhelatan konser virtual telah menjadi kontroversi. Banyak pihak yang mengecam kegiatan konser tersebut. Bahkan, dalam konser tersebut para pengisi acara juga tidak memperhatikan pembatasan fisik(physical distancing). Hal itu justru memberikan contoh buruk bagi publik. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]