Tak Ada Lagi Kapal ke Mentawai, Ayam Potong di Tuapejat Diborong Warga


Jumat, 22 Mei 2020 - 09:46:46 WIB
Tak Ada Lagi Kapal ke Mentawai, Ayam Potong di Tuapejat Diborong Warga Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H masyarakat Mentawai khususnya di pusat Kabupaten Kepulauan Mentawai menyerbu lapak ayam potong membeli hingga habis, Jumat (22/05).

HARIANHALUAN.COM - Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H masyarakat Mentawai khususnya di pusat Kabupaten Kepulauan Mentawai menyerbu lapak ayam potong membeli hingga habis, Jumat (22/05).

Dasril (50) salah satu pedagang ayam potong di Jalan Raya Tuapeijat km 1, Kecamatan Sipora Utara mengaku bahwa pihaknya kewalahan melayani pembeli sejak kemarin, di mana masyarakat berebut membeli ayam.

"Sebetulnya ayam sudah habis sejak siang kemarin, yang kita potong sekarang hanya untuk pemesan sebelumnya yang belum sempat datang, tapi sudah dibayar," tuturnya. 

Hal tersebut tidak seperti biasanya, kata Das, Lebaran tahun lalu justru pembeli lebih banyak sehari jelang Lebaran, tetapi kali ini lebih cepat, karena masyarakat sudah tahu tidak ada kapal yang membawa barang logistik ke Mentawai sampai selesai Lebaran.

"Begitu masyarakat tahu informasi kapal tidak masuk menjelang Lebaran, maka masyarakat langsung datang, karena takut tidak kebagian. Sekarang saja ayam sudah habis, ayam ini merupakan ayam dari perusahaan daerah (Perusda)," paparnya.

Ia menyebutkan ayam potong dari Padang dijual Rp 60-65 ribu per ekor, begitu juga dengan ayam yang dibeli dari perusda, meskipun ayam perusda jauh lebih kecil dibandingkan dengan ayam yang didatangkan dari Padang.

"Kalau ayam dari Padang beratnya sampai 2 kg lebih per ekor, kalau ayam perusda kecil-kecil sekira 1 kg per ekor, tetapi harganya sama, ya apa boleh buat masyarakat butuh, lantaran kapal tidak masuk," paparnya. 

Tidak hanya itu dari pantauan Haluan.com, sejumlah rempah kebutuhan dapur di toko sayuran sudah banyak yang habis, seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, sayur-sayuran juga habis diborong warga.

"Dalam seminggu ini ya bersabar saja kita dulu tidak makan cabai, karena kapal tidak masuk, rata-rata di kedai sayaur barang-barang sudah habis," kata Evi, pedagang sembako di Jalan Raya Tuapeijat km 2.

Berdasarkan surat pemberitahuan Kantor Kesyabandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Padang Terkait Peringatan Dini Gelombang Tinggi dan Cuaca Buruk, kapal penumpang rute Padang - Mentawai tidak diizinkan beroperasi mulai tanggal 19 samapai 26 Mei 2020.(*)

Reporter : Redi /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]