Tradisi 'Malamang' Tetap Eksis Meski di Tengah Pandemi Covid-19


Jumat, 22 Mei 2020 - 13:42:59 WIB
Tradisi 'Malamang' Tetap Eksis Meski di Tengah Pandemi Covid-19 Ibuk-ibuk di kampung Payo Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok disibukkan dengan kegiatan malamang.

HARIANHALUAN.COM -- Membuat lamang menjelang penyambutan hari raya lebaran, bagi masyarakat Payo, Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar), merupakan sebuah keharusan dan tradisi yang mesti dilaksanakan.

Pasalnya, tradisi malamang itu sendiri sudah ada sejak orang-orang tua terdahulunya. Mereka beranggapan, dengan adanya pembuatan lamang akan menambah semarak dalam berhari raya.

Terkait hal itu, terlihat sejumlah ibuk-ibuk yang ada di kampung Payo tersebut mulai disibukkan dengan menyiapkan bahan-bahan dalam pembuatan lamang. Seperti mempersiapkan bambu (talang), kayu untuk sandaran lamang, pisang, daun pisang dan lainnya.

Alvianti (42) mengatakan, biasanya selama bulan puasa, mereka membuat lamang sebanyak dua kali yakni menjelang masuknya puasa dan dipenghujung bulan puasa atau menjelang hari lebaran.

"Kalau dibanding tahun sebelumnya, antusias warga disini untuk membuat lamang memang sedikit menurun, mungkin ini adalah pengaruh dari penyebaran virus corona. Jadi warga kurang bersemangat," katanya, Jumat (22/5/2020).

Ditambahkannya, walaupun bulan ramadhan tahun sekarang memang tidak semeriah ditahun-tahun sebelumnya, namun kegiatan malamang tetap dilakukan untuk menjaga tradisi orang tua terdahulunya.

"Kalau tidak ada kegiatan malamang ini, rasanya ada yang kurang dan mengurangi semarak berhari lebaran," tandasnya. (*)

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]