Jelang Lebaran, MUI Pasaman Imbau Masyarakat Salat Ied di Rumah


Jumat, 22 Mei 2020 - 14:47:38 WIB
Jelang Lebaran, MUI Pasaman Imbau Masyarakat Salat Ied di Rumah Dok minews.id

HARIANHALUAN.COM -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat daerah itu untuk melaksanakan shalat hari raya Idul Fitri (Ied) 1441 Hijriyah di rumah masing-masing.

"Namun jika panitia Masjid atau Mushalla bisa menjamin jamaah shalat ied hanya dihadiri oleh warga suatu permukiman yang tidak sedang dinyatakan ada warga yang terpapar virus Covid-19, tidak bercampur dengan jamaah dari luar kawasan itu dan bersedia menyediakan alat cuci tangan, hand sanitizer dan memastikan setiap orang membawa sajadah sendiri maka pelaksanaannya diperbolehkan," kata Ketua MUI setempat, Habibullah Nasution, di Lubuksikaping, Jumat (22/5).

Hal itu, lanjutnya, sebagaimana dituangkan dalam penjelasan atau bayan yang diterbitkan pihak MUI Sumatera Barat nomor 001/MU-SB/V/2020 tanggal 18 Mei 2020, yang mana jika terjadi situasi tidak adanya jaminan dari pihak pemerintah setempat tentang tidak meluasnya dampak penyebaran virus Covid-19, maka dianjurkan agar masyarakat daerah itu tidak melaksanakan kegiatan berkumpul dalam jumlah yang banyak.

"Kamu sudah berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya dan mengingat kondisi masih tingginya kasus ketidakpatuhan terhadap anjuran dan larangan pemerintah terkait antisipasi penyebaran virus Covid-19 di sejumlah titik permukiman penduduk, maka pihak pemerintah daerah memutuskan tidak bisa menjamin penyebaran virus itu tidak terjadi jika pelaksanaan ibadah shalat ied secara berjamaah dalam jumlah besar tetap dilakukan," ungkapnya.

Apalagi, tambahnya, jika dalam pelaksanaannya pihak panitia pelaksanaan tidak bisa memastikan adanya pemisahan antara orang yang sehat dengan yang sakit, maka sebaiknya ibadah yang bersifat sunat muakkadah itu dilaksanakan di rumah masing-masing.

"Seluruh ulama sepakat bahwa menjaga diri dan keluarga agar terhindar dari terpapar virus tersebut jauh lebih utama dan harus didahulukan, namun jika meyakini tidak menimbulkan kerawanan baru penyebaran virus itu jika shalat ied dilaksanakan secara berjamaah maka seluruhnya kami kami kembalikan keputusannya kepada masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Departemen Agama setempat, Dedi Wandra, mengatakan pihaknya hingga saat ini memutuskan tetap menjalankan instruksi pemerintah terkait penetapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan tidak menganjurkan pelaksanaan shalat ied secara berjamaah.

"Belum ada edaran baru yang diterbitkan,oleh karena itu kami tetap mengacu pada edaran yang berlaku saat ini untuk melaksanakan kegiatan shalat ied dirumah masing-masing dan kaifiat pelaksanaannya mengacu pada fatwa MUI nomor 28 tahun 2020 tentang hukum dan tatacara pelaksanaan shalat ied di rumah," tutupnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]