Hadapi Lebaran, Polres Pasaman Kerahkan 230 Personel Kawal PSBB


Jumat, 22 Mei 2020 - 15:56:19 WIB
Hadapi Lebaran, Polres Pasaman Kerahkan 230 Personel Kawal PSBB Dok merdeka.com

HARIANHALUAN.COM -- Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, Sumatera Barat, mengerahkan sebanyak 230 orang personil kepolisian untuk memastikan penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap berjalan jelang memasuki lebaran Idul Fitri 1441 Hijriyah, di seluruh wilayah hukumnya.

"Status PSBB masih diberlakukan dan personel yang sudah dalam status siap sedia diterjunkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang Covid-19 2020, akan terus melakukan antisipasi terjadinya potensi penyebaran yang dapat menimbulkan klaster baru penyebaran virus pandemi dunia ini, di wilayah Polres Pasaman," tegas Kapolres setempat, AKBP Hendri Yahya SE, di Lubuksikaping, Jumat (22/05).

Kegiatan tersebut, lanjutnya, berupa pemulangan kembali seluruh bus angkutan umum ke daerah asal di tapal batas provinsi sebagai bentuk giat pengawalan arus perbatasan oleh sebanyak 15 petugas polisi secara bergantian selama 24 jam penuh.

Selain itu, sebutnya, dalam menghadapi masih adanya sikap ketidakpatuhan sebagian warga di kawasan Panti, Tapus hingga Rao yang selama pelaksanaan PSBB terpantau masih enggan memakai masker serta tidak menerapkan prilaku hidup bersih dengan sering-sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, hingga saat ini pihaknya masih berupa mengatasinya dengan cara persuasif melalui imbauan-imbauan bersama pihak terkait dan tokoh masyarakat.

"Semuanya demi menghindari bertambahnya korban terpapar virus Covid-19, alasan kenapa masih dilakukan secara persuasif adalah semata-mata ingin menimbulkan kesadaran sendiri dari masyarakat itu sendiri sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial lain jika upaya penerapan PSBB dilakukan secara reaktif dengan memberlakukan sanksi denda atau pidana bagi pelaku pelanggaran," ungkapnya.

Pihaknya menyayangkan tentang masih adanya sikap ketidakpatuhan dan ketidakpedulian terhadap bahaya jika terpapar virus Covid-19 yang dapat berujung pada kematian itu, karena satu-satunya cara paling efektif dalam memutus mata rantai penyebaran virus tersebut adalah dengan tetap berada dirumah dan hindari tempat keramaian atau kerumunan orang.

"Selama PSBB masyarakat hanya diperbolehkan keluar rumah untuk membeli kebutuhan pokok, namun dalam pengamatan kami jelang masuknya hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah sejumlah pasar tradisional masih dikunjungi beramai-ramai dengan mengabaikan jarak aman," sesalnya.

Akibatnya, lanjut dia, pihaknya terpaksa melakukan langkah - langkah persuasif kepada pihak pengelola pasar agar tidak memberi izin kepada pedagang menggelar dagangannya jika sudah mengarah pada pelanggaran PSBB itu sendiri.

"Dalam Peraturan Menteri Kesehatan nomor 9 tahun 2020 tentang PSBB sudah jelas diatur bahwa setiap orang harus menggunakan masker jika berada diluar rumah untuk keperluan membeli kebutuhan pokok, harus tetap berada dirumah diluar kepentingan itu, tetap jaga jarak fisik minimal satu meter dan harus sering-sering mencuci tangan pakai sabun menggunakan air mengalir atau menggunakan cairan hand sanitizer," jelasnya.

Selanjutnya, tambah dia, bagi awak angkutan umum jenis mikrolet atau bus antar kota dalam provinsi agar mengisi sebanyak 50 persen bangku dari total jumlah angkut penumpang yang diizinkan serta menyediakan cairan hand sanitizer pada setiap unit kendaraan dan memastikan seluruh penumpang tetap menggunakan masker selama berada dalam kendaraan umum.

"Darurat virus Covid-19 belum berakhir meskipun curva notifikasi menunjukkan perlambatan karena bisa saja kasus dugaan terpapar virus tersebut kembali meningkat jika penerapan PSBB masih dilanggar," tukasnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 20 April 2020 - 20:40:59 WIB

    Menghadapi Ramadan, Masyarakat Jorong Lurah Galang Dana Bantuan Sembako

    Menghadapi Ramadan, Masyarakat Jorong Lurah Galang Dana Bantuan Sembako AGAM, HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Jorong Lurah, Kenagarian Panampung Kabupaten Agam berinisiatif mengumpulkan  dana  guna membeli sembako. Bahan pokok itu nantinya dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid 19..
  • Selasa, 06 Desember 2016 - 01:16:11 WIB

    Pelaku UMKM Harus Disiapkan Hadapi MEA

    AROSUKA, HALUAN — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Syafrizal Ben mengatakan, mengarifi gejala MEA, Kabupaten Solok harus mengoptimalkan potensi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing, sehing.
  • Kamis, 25 Agustus 2016 - 03:52:54 WIB
    DIRESMIKAN DI ISTANO BASA

    Kampung UKM Dinilai Mampu Hadapi Krisis

    BATUSANGKAR, HALUAN — Sebelas Kampung Usaha Kecil Menengah (UKM) Di­gital se-Sumatera Barat di­resmikan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi di Istano Basa Pagaruyung, Senin (22/8). Peresmian Kampung UKM dipercayai seba.
  • Kamis, 21 April 2016 - 01:53:47 WIB

    SMPN 1 Luhak Nan Duo Siap Hadapi UN

    SMPN 1 Luhak Nan Duo Siap Hadapi UN PASBAR, HALUAN — Mo­mentum Ujian Nasional (UN) tahun 2016 ini, men­jadi harapan besar bagi segenap keluarga besar SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo. Harmonisasi yang se­lama ini terjalin kuat di sekolah, menjadi modal utama, op.
  • Kamis, 31 Maret 2016 - 03:50:08 WIB

    Wabup Mantapkan Persiapan Siswa Hadapi UN

    BATUSANGKAR, HALUAN — Wakil Bu­pati Tanah Datar Zuldafri Darma me­mo­tivasi perserta Ujian Nasional (UN) dengan mengunjungi sejumlah sekolah dan lang­sung bertindak sebagai inspektur upacara..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]