Jerih Hati Perantau Asal Tanah Datar di Arab Saudi: Rindu Masakan Ibu di Kampung


Jumat, 22 Mei 2020 - 17:24:43 WIB
Jerih Hati Perantau Asal Tanah Datar di Arab Saudi: Rindu Masakan Ibu di Kampung Dani Alexander Putra, warga Jorong Koto Panjang Kanagarian Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar yang saat ini berada di Arab Saudi.

HARIANHALUAN.COM -- Di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, beberapa pelaku usaha dan pekerja terpaksa menahan rindu untuk tidak pulang kampung dalam suasana menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah tahun ini, demi mencegah penularan wabah virus Corona di kampung halaman.

Begitupun dengan dibatalkannya seluruh moda tranportasi baik darat, laut dan udara menambah beban kerinduan bagi mereka yang tidak pulang kampung. Alhasil akses seluruh jalur pun terhambat.

Tak terkecuali bagi Dani Alexander Putra, warga Jorong Koto Panjang Kanagarian Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar yang saat ini berada di Arab Saudi. Kepada Harianhaluan.com ia menceritakan moment kerinduannya saat buka puasa bersama dengan menu kesukaan ketika berada di kampung, apalagi moment Idul Fitri dengan keluarga merupakan hal yang sangat langka.

Bukan tanpa sebab, keberadaan Dani di tanah kelahiran Rasulullah ini untuk melaksanakan pekerjaan yang dijalaninya di KSA.

"Saya bekerja di KSA selama 5 tahun, dengan rotasi 35 hari kerja dan 35 hari libur, ketika schedule libur biasanya saya balik ke Indonesia. Namun karena pandemi sekarang saya sudah tertahan di KSA selama 3 bulan lamanya," kata Dani melalui pesan Whatsapp, Jumat, (22/5/2020).

Lanjut Dani, apalagi angka kasus positif di Arab Saudi juga tergolong tinggi terutama di beberapa kota seperti Jeddah, Riyadh, Makkah dan Madinah. Begitupun dengan lokasi kerjanya merupakan area terbatas sehingga sering kontak antar sesama membuatnya sangat takut tertular.

"Dengan profesi saya sekarang ini sebagai Field Supervisor membuat saya harus tetap berada di field. Untuk mengantisipasi penularan saya benar-benar menerapkan protokol kesehatan di setiap site yang saya kunjungi," lirihnya.

Menjelang Idul Fitri 1441 Hijriyah, Arab Saudi memberlakukan curfew 24 jam selama tiga hari, pada hari-hari sebelumnya juga menerapkan curfew terbatas selama Ramadan, dan lockdown total untuk daerah yang masih terinfeksi.

"Alhamdulillah kondisi saya sendiri masih sehat, setiap hari di tempat kerja wajib memeriksakan suhu badan dan melaporkan bila ada simpton Covid19," katanya.

Selain itu, Suport dari kerajaan Saudi juga memberikan bantuan tunai ke warga negaranya. Masyarakat yang tidak bisa bekerja, karena daerah di lockdown mendapatkan basic salary dari kerajaan. Pemberian masker, hand sanitizer gratis juga tersebar di mana-mana. Serta pengobatan orang positif akan ditanggung kerajaan walaupun orang tersebut tidak memiliki izin tinggal atau ilegal.

Dani sangat berharap jika Saudi Arabia membuka kembali airport untuk international flight, ia meminta diatur kepulangannya ke Indonesia. Untuk melepas rindu, Dani sering berkomunikasi dengan orang-orang perkumpulan Indonesia di Arab Saudi baik di perusahaan tempat bekerja ataupun di group Whatsapp, selain melepas rindu dengan keluarganya di Tanah Datar. (*)

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]