Pemkab Agam Keluarkan Surat Edaran Salat Ied di Rumah Saja


Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:26:38 WIB
Pemkab Agam Keluarkan Surat Edaran Salat Ied  di Rumah Saja Ilustrasi


HARIANHALUAN.COM - Berdasarkan Surat Edaran bernomor: 400/246/KESRA/V/2020 Tanggal 20 Mei 2020 tentang Pelaksanaan Salat Idul Fitri Berjamaah. Bupati Agam Indra Catri mengajak masyarakat untuk tetap melaksanakan Salat di rumah saja dan tidak berjemaah di masjid atau lapangan.

Dikutip dari Agam Media Center, Khasman Zaini selaku Kabag Protokol-KP Setda Agam sekaligus Jubir GTP2 Covid-19 Kabupaten Agam, menyebutkan bahwa pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada Minggu 24 Mei 2020, masih dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II. Sehingga masyarakat diimbau untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Namun bagi masyarakat yang masih berkeinginan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 secara berjamaah, terutama bagi wilayah yang sudah terkendali penyebaran Covid-19. Agar mempedomani fatwa MUI Nomor 28 tahun 2020 tentang panduan Kaifiat dan Sholat Idul Fitri saat pandemi Covid-19, maklumat dan taushiyyah MUI Sumbar.

“ Untuk menciptakan rasa aman, Bapak Bupati telah menginstruksikan Pemerintah Kecamatan agar bekerjasama dengan Forkopimda, TNI, Polri, dan Satpol PP melakukan pengamanan dengan menjaga serta menfasilitasi ketertiban secara maksimal. Mengawasi secara ketat dan masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan sesuai pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19,” Terang Khasman, Jumat (22/5/2020).

Dijelaskan lebih lanjut, terdapat beberapa syarat dan ketentuannya yang harus dipenuhi bagi masyarakat yang tetap melaksanakan Salat Idul Fitri berjamaah. Pertama, adanya penetapan dari pejabat berwenang bahwa di daerah tersebut tidak sedang mewabahnya Covid-19. Kedua, daerah telah ditutup akses pintu masuk dan keluar. Sehingga tidak memungkinkan bercampur antara yang sakit dengan orang yang sehat.

Ketiga, tidak ada kasus positif Covid-19 di wilayah masjid tersebut. Keempat, jamaah adalah warga yang dikenal pengurus dan dalam keadaan sehat dengan tetap menggunakan masker, serta mengukur suhu tubuhnya. Kelima, jemaah membawa sajadah dan mengatur jarak. Ke enam, pengurus masjid menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun, tisu dan air. Ketujuh, khutbah Istiqshad atau disederhanakan.

Selanjutnya, pada saat keluar masjid tetap menjaga jarak dan tidak boleh berkerumunan. Dan terakhir dibentuk tim khusus yang dapat mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan sebagai disebut diatas.

“Ketentuan ini kita buat, bertujuan untuk keselamatan kita semua. Menjaga agar pelaksanaan sholat Idul Fitri di daerah dianggap aman itu, tidak terjadi yang tidak kita harapkan. Kami dari Pemerintahan Kabupaten Agam, mengucapkan Minal Aidil Walfaizin, mohon maaf lahir dan bathin kepada kita semua. Semoga kita selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT. Musibah ini cepat berakhir sesuai harapan kita semua,” tutup Khasman. (*)

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Sumber : Agam Media Center /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]