Perusahaan HPH Harus Bertanggung Jawab Atas Bajir Siberut


Senin, 25 Mei 2020 - 16:57:19 WIB
Perusahaan HPH Harus Bertanggung Jawab Atas Bajir Siberut Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi II DPRD Mentawai Jimer Munthe menyebutkan salah satu faktor penyebab utama terjadinya banjir besar baru-baru ini di Pulau Siberut meeupakan ulah penebangan hutan berskala besar oleh perusahaan kayu.

"Menurut hasil kunjungan kerja kami pasca banjir di Siberut khususnya di Siberut Utara yang terparah saat itu dari 12 desa di tiga kecamatan di Siberut, faktor utamanya adalah penebangan kayu berskala besar, " terangnya kepada haluan baru-baru ini di Tuapejat. 

Untuk itu kata Anggota DPRD Mentawai dari Partai Garuda tersebut pihak Perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang  saat ini masih beroperasi di Pulau Siberut harus bertanggung jawab atas musibah banjir yang melanda sebagian pulau Siberut itu.

"Pada saat rapat saya sudah sampaikan sepanjang kayu besar di tengah hutan siberut masih ditebangi, maka persoalan banjir di Siberut tidak akan selesai, sekarang saja harusnya pihak Perusahaan seharusnya memberikan bantuan dari dana CSR nya (Corporate Social Responsibility), sebagai bukti tanggung jawab perusahaan," tukasnya.

Ia berharap kepada Pemerintah terkait yabg berwenang, agar menghentikan eksploitasi hutan di pulau Siberut, jangan hanya demi kepentingan segelintir orang kata dia, masyarakat mentawai khususnya di Siberut menjadi korban banjir tahunan.

"Saat kita melakukan kunjungan kerja melihat masyarakat yang terdampak banjir sekaligus memastikan bantuan untuk korban banjir sampai, kami melihat langsung ada tiga kapal tongkang bermuatan kayu log," tutupnya. (*)

Reporter : Redi /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]