Saat New Normal, Pasar hingga Restoran di Sumbar Boleh Buka Asalkan dengan Protokol Ketat


Selasa, 26 Mei 2020 - 04:53:46 WIB
Saat New Normal, Pasar hingga Restoran di Sumbar Boleh Buka Asalkan dengan Protokol Ketat Foto: Wikipedia

HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menyatakan ada 6 (enam) kriteria kategori menuju the new normal atau kehidupan baru untuk meringankan pembatasan dan menetukan masa transisi. Salah satunya, perlu memastikan jumlah pertumbuhan transmisi lokal berkurang dan bisa dikendalikan.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menjelaskan, ada enam kriteria new normal. Diantaranya, jumlah pertumbuhan transmisi lokal berkurang sehingga bisa dikendalikan. Kesehatan masyarakat dan kapasitas sistem kesehatan harus mampu untuk mengidentifikasi, mengisolasi, menguji, melacak kontak dan mengkarantina.

"Kemudian, mengurangi resiko wabah dengan pengaturan ketat terhadap tempat yang memiliki kerentanan tinggi, terutama di rumah orang lanjut usia, fasilitas kesehatan mental dan pemungkiman padat," ujar Irwan, kemarin.

Selanjutnya, kata Irwan, pencegahan di tempat kerja perlu ditetapkan aturan new normal. Seperti, jarak fisik, fasilitas mencuci tangan, etiket penerapan pernapasan. Lalu, resiko penyebaran imported case dapat dikendalikan, dan masyarakat ikut berperan dan terlibat dalam transisi.

Selain itu, tambah Irwan, dalam pemulihan ekonomi dapat dilakukan dengan bertahap (fase). Seperti, industri dan jasa bisnis tetap menerapkan social distancing. Sementara untuk sektor kesehatan beroperasi penuh dengan memperhatikan kapasitas sisitem kesehatan dan berkumpul maksimal 2 (dua) orang dalam satu ruang, serta olahraga luar ruangan belum diperbolehkan.

"Toko, pasar, mall boleh beroperasi tanpa ada diskriminasi dengan menerapkan protokol Covid-19 yang ketat," tutur Irwan.

Begitu juga, pembukaan bertahap untuk restoran, kafe, bar, tempat gym, salon, spa dan lain- lainnya dengan protokol kesehatan yang ketat. Untuk evaluasi pembukaan tempat pernikahan, ulang tahun, kegiatan sosial lainnya harus sesuai fase-fase yang sudah diterapkan oleh pusat.

"Sampai persiapan untuk new normal ini bisa berjalan dengan baik, niscaya kehidupan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi resiko wabah ini. New normal adalah keniscayaan perubahan dalam menghadapi Covid-19 ini," tandas Irwan.

Sementara itu, Sekdaprov Sumbar, Alwis meminta masing-masing OPD untuk mengatur dan membuat panduan agar tetap menjaga dan kampanye aktif mengikuti protokol kesehatan. Misalnya, membentuk Tim Penanganan Covid-19 di tempat kerja yang terdiri dari Pimpinan, bagian kepegawaian, bagian K3 dan petugas Kesehatan yang diperkuat dengan Surat Keputusan dari Pimpinan Tempat Kerja.

"Yang terpenting pimpinan memberikan kebijakan dan prosedur untuk pekerja melaporkan setiap ada kasus dicurigai Covid-19. Segera melakukan pemantauan oleh petugas kesehatan," imbuh Alwis. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]