Ini Dia Alasan Harga BBM di Indonesia Belum Turun Saat Harga Minyak Anjlok


Selasa, 26 Mei 2020 - 18:23:56 WIB
Ini Dia Alasan Harga BBM di Indonesia Belum Turun Saat Harga Minyak Anjlok Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Anggota Ombudsman RI Laode Ida mengungkapkan alasan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak diturunkan di saat harga minyak dunia alami penurunan ketika pandemi Covid-19. 

Laode mengatakan, pihak direksi PT Pertamina secara proaktif bersilaturahmi secara virtual dengan pimpinan dan karyawan Ombudsman pada Selasa (19/5/2020). 

Menurutnya, Pertamina secara khusus menyampaikan sejumlah alasan mengapa harga BBM tak diturunkan termasuk agenda peniadaan penggunaan BBM Premium di Pulau Jawa pada tahun 2020 ini. 

"Setidaknya yang saya tangkap dari penjelasan Pertamina, ada tiga alasan pokok mengapa harga BBM tidak turun," ujar Laode dikutip dari Antara, Selasa (26/5). 

3 alasan harga BBM tidak turun 

Pertama, kata dia, bahwa harga pokok BBM yang dijual di Indonesia sekarang ini adalah harga sebelum turunnya harga BBM dunia. Jadi, kalau dijual dengan harga murah, sudah pasti Pertamina akan mengalami kerugian besar.Menurutnya, Pertamina sebagai BUMN tidak mungkin melakukan hal tersebut. 

Kedua, harga BBM dunia terus berfluktuasi (naik-turun). Pada hari saat direksi PT Pertamina memberikan penjelasan secara virtual pada ombudsman, misalnya, harga BBM dunia menanjak naik di atas angka tiga puluhan dollar AS per barel. Ketika aktivitas sosial ekonomi masyarakat dunia akan berangsur normal, niscaya harga BBM juga akan berangsur naik. 

Ketiga, jika harga BBM diturunkan dan terjadi kerugian besar di pihak PT Pertamina, maka akan terjadi pengurangan tenaga kerja atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Tentu hal ini tidak dikehendaki. Saya turut apresiasi PT Pertamina yang hingga sekarang tidak ada PHK," kata dia. 

Masih menurut Laode, jika PT Pertamina mengalami kerugian dengan menurunkan harga BBM, maka akan semakin menambah barisan warga bangsa ini yang terkena PHK akibat wabah virus corona. 

"Yang konon jumlahnya sekarang sudah berada di atas angka dua jutaan orang," ujar Laode. 

Rencana peniadaan BBM Premium di Pulau Jawa 

Selain itu, ia juga mengungkapkan tentang rencana kebijakan PT Pertamina untuk meniadakan penggunaan BBM jenis Premium di Pulau Jawa di tahun 2020 ini. 

Hal itu dikatakan terkait dengan upaya penghilangan subsidi BBM bagi pengguna kendaraan khususnya roda empat. 

"Patut dicermati, asumsi yang dibangun pihak PT Pertamina adalah bahwa ketika seseorang sudah memiliki kendaraan roda empat berarti yang bersangkutan dianggap sudah mampu dan tak butuh lagi disubsidi," ujar Laode.(*)
 

 Sumber : kompas.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 17:15:35 WIB

    Akankah Indonesia Masuk Jurang Resesi seperti Singapura? Ini Kata Pakar

    Akankah Indonesia Masuk Jurang Resesi seperti Singapura? Ini Kata Pakar HARIANHALUAN.COM - Ekonomi Singapura mengalami resesi karena minus hingga puluhan persen. Hal ini karena dampak COVID-19 yang menekan perekonomian negara Singa ini. Apakah kondisi resesi ini akan merambat ke Indonesia?.
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 13:24:12 WIB

    Soal Gugatan Warisan Rp 600 Triliun, Begini Penjelasan Sinar Mas

    Soal Gugatan Warisan Rp 600 Triliun, Begini Penjelasan Sinar Mas HARIANHALUAN.COM - Freddy Widjaya, salah satu anak pendiri Grup Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja melayangkan gugatan kepada lima saudara tirinya. Dia menuntut harta warisan yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah..
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 12:20:34 WIB

    Maskapai Amerika Ini Bakal PHK 20 Ribu Karyawan!

    Maskapai Amerika Ini Bakal PHK 20 Ribu Karyawan! HARIANHALUAN.COM - American Airlines berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada sejumlah pegawainya. Hal ini dilakukan akibat pandemi virus Corona yang terus memperburuk permintaan penerbangan dan mengganggu bi.
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 07:34:09 WIB

    Game Online Bisa Jadi Komoditas Ekspor, Ini Kata Wamendag

    Game Online Bisa Jadi Komoditas Ekspor, Ini Kata Wamendag HARIANHALUAN.COM - Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan, di era digitalisasi saat ini, game online bisa menjadi terobosan baru sebagai komoditas eskpor. Banyak anak-anak Indonesia yang sudah mengembangkan game.
  • Senin, 13 Juli 2020 - 19:21:13 WIB

    Kalau Lihat Data Ini, RI Memang Kayaknya Bakal Resesi...

    Kalau Lihat Data Ini, RI Memang Kayaknya Bakal Resesi... HARIANHALUAN.COM - Kinerja sektor manufaktur Indonesia pada kuartal II-2020 mengalami penurunan yang sangat dalam. Ini memberi gambaran bahwa kontraksi (pertumbuhan ekonomi) ekonomi sudah tidak bisa dihindari lagi..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]