Usai Lebaran, 6.721 Warga Jakarta Positif Corona, 508 Orang Meninggal


Selasa, 26 Mei 2020 - 21:37:26 WIB
Usai Lebaran, 6.721 Warga Jakarta Positif Corona, 508 Orang Meninggal Warga berkerumun saat malam Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Patung Ondel-Ondel Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

HARIANHALUAN.COM - Jumlah orang yang terjangkit virus corona covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga Selasa (26/5/2020), totalnya sudah menyentuh 6.721 orang yang dinyatakan positif terjangkit virus dari China ini.

Dengan demikian, jumlahnya berarti bertambah  93 orang lagi yang terjangkit corona sejak kemarin, Senin (25/5/2020).

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id.

Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 1.678 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah 30 orang dari hari sebelumnya.

Sementara, 508 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien wafat bertambah dua orang sejak kemarin.

Selain itu, 2.044 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 2.459 orang yang positif menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.

Ada juga 1.794 orang di Jakarta yang berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Pada tahapan ini, pasien sudah memiliki gejala corona dan tengah melalukan isolasi diri.

Dari keseluruhan, 4.953 orang telah diketahui tempat tinggal atau domisili Kelurahan mana. Lalu 459 lainnya masih belum diidentifikasi tempat tinggalnya.

Ada juga 1.277 orang dari total positif itu berdomisili di luar Jakarta.

Secara keseluruhan, baik pasien positif, sembuh, wafat, dan menunggu hasil di Jakarta jumlahnya adalah 8.483 kasus. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) juga masih meningkat jumlahnya.

"Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 15.226 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 13.203 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 9.282 orang," kata Ani di Balai Kota, Selasa (26/5/2020). (*)

loading...
 Sumber : Suara.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 08 Oktober 2020 - 15:07:23 WIB

    Usai Demo Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa Bagi-bagi Masker

    Usai Demo Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa Bagi-bagi Masker HARIANHALUAN.COM-Aksi mahasiswa menolak  Undang-undang (UU) Cipta Kerja di Kampar Riau, berakhir dengan acara bagi-bagi masker untuk masyarakat..
  • Ahad, 04 Oktober 2020 - 16:55:48 WIB

    Usai Disengat Tawon Vespa, Kakek Ini Dilarikan ke RS

    Usai Disengat Tawon Vespa, Kakek Ini Dilarikan ke RS HARIANHALUAN.COM - Warga Desa Jambakan, Kecamatan Bayat, Klaten. Sahid Wibowo (69) dilarikan ke rumah sakit usai disengat tawon. Sahid disengat saat akan memangkas pohon kelengkeng di kebunnya..
  • Rabu, 09 September 2020 - 20:01:10 WIB

    Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Tower 6, Diduga Bunuh Diri

    Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Tower 6, Diduga Bunuh Diri HARIANHALUAN.COM - Seorang pasien COVID-19 yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, nekat bunuh diri dengan melonpat dari tower 6. Akibatnya, pasien tersebut tewas..
  • Rabu, 09 September 2020 - 13:18:23 WIB

    Peladang Ditemukan Meninggal Usai Tersangkut Jerat Babi di Padang

    Peladang Ditemukan Meninggal Usai Tersangkut Jerat Babi di Padang HARIANHALUAN.COM - Seorang peladang yang tinggal di daerah Taruko Rodi, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Padang, ditemukan meninggal dunia  usai tersengat aliran listrik yang dipasang pada jerat babi, Rabu (9/8/2020) pagi.
  • Jumat, 21 Agustus 2020 - 18:20:44 WIB

    Dua Oknum Polisi di Jembrana Dimutasi Usai Peras Turis Jepang

    Dua Oknum Polisi di Jembrana Dimutasi Usai Peras Turis Jepang HARIANHALUAN.COM – Polres Jembrana, Bali memutasi dua oknum polisi yang bertugas di Polsek Pekutatan setelah sebuah video keduanya melakukan pemerasan terhadap turis asal Jepang viral di media sosial. Mutasi dilakukan untuk.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]