Awas! Covid-19 Banyak Serang Penderita Darah Tinggi


Rabu, 27 Mei 2020 - 19:05:02 WIB
Awas! Covid-19 Banyak Serang Penderita Darah Tinggi Foto: Virus Corona (NIAID-RML via AP, File)

HARIANHALUAN.COM -- Orang dengan penyakit penyerta menjadi kelompok yang rentan terhadap paparan virus corona, diantaranya adalah orang dengan penyakit darah tinggi alias hipertensi.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan kelompok masyarakat yang memiliki komorbid paling tinggi terpapar adalah Penderita hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronis, gangguan napas lainnya, penyakit ginjal, asma, kanker, TBC, penyakit hati dan gangguan imun.

"Ini adalah kondisi penyerta positif Covid berturut-turut dari mulai hipertensi yang tertinggi," ujarnya di Jakarta, dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (27/6/2020).

Menurutnya, ini adalah data-data yang telah dikumpulkan oleh gugus tugas di bawah pimpinan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Prof. drh. Wiku Adisasmito, M.Sc., PhD. Data tersebut berasal dari daerah sehingga diharapkan bisa menjadi pedoman bagi masyarakat khususnya kelompok rentan agar bisa menjaga diri.

"Kami juga tadi malam sudah menghimbau kepada para dokter, para pimpinan rumah sakit di wilayah Jabodetabek untuk mengingatkan pasien pasien mereka yang memiliki komorbid tertentu sehingga di satu sisi kita bisa menyelamatkan warga negara kita lebih banyak lagi, di satu sisi juga kita bisa mendorong aktivitas masyarakat dengan risiko yang sekecil mungkin," terangnya.

Adapun berdasarkan data pula, antara pria dan wanita yang terpapar Covid-19, jumlah korban laki-laki memiliki persentase yang lebih tinggi. Persentasenya yaitu 63,30% untuk laki-laki sementara wanita 36,70%.

Dia menegaskan, tim selalu berkomitmen untuk bekerja lebih keras dan lebih giat agar masyarakat tidak terpapar Covid-19, tetapi juga tidak terkapar oleh PHK. Dia juga mengatakan akan tetap meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh daerah bersama dengan Bapak Menteri Kesehatan.

"Yang sehat tetap sehat yang kurang sehat dan sakit diobati sampai sembuh," pungkasnya. (*)

 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 28 April 2020 - 16:22:57 WIB

    Awas! Minum Air Dingin saat Berbuka Puasa Bisa Picu Migrain

    Awas! Minum Air Dingin saat Berbuka Puasa Bisa Picu Migrain JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Sepertinya menyegarkan mengonsumsi minuman dingin, seperti es buah, es teh, es sirup, atau minuman dingin lainnya saat berbuka puasa. Terlihat menggiurkan dan membuat tubuh seakan segar kembali se.
  • Sabtu, 25 April 2020 - 22:47:22 WIB

    Awas! Ini Takjil yang Harus Dihindari saat Berbuka Puasa

    Awas! Ini Takjil yang Harus Dihindari saat Berbuka Puasa JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Takjil atau makanan ringan umumnya selalu menjadi pembuka di saat buka puasa. Meski hampir semua macam takjil itu memiliki rasa yang enak, tetapi apakah ada yang sebaiknya dihindari untuk dijadi.
  • Kamis, 16 April 2020 - 15:42:37 WIB

    Awas! Luka di Kaki Mirip Cacar Air Gejala Dini Corona

    Awas! Luka di Kaki Mirip Cacar Air Gejala Dini Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Gejala utama pada virus corona jenis baru atau COVID-19 yang paling banyak dikeluhkan mencakup demam dan batuk kering, dan sebagian lain tanpa gejala. Saat ini, pakar mulai meminta masyarakat m.
  • Senin, 13 Januari 2020 - 13:39:15 WIB

    Awas! Makanan Pedas dalam Kondisi Perut Kosong Buruk untuk Lambung

    Awas! Makanan Pedas dalam Kondisi Perut Kosong Buruk untuk Lambung HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Makan makanan pedas memang dapat membuat kecanduan. Bahkan, bagi mereka yang sangat menyukainya tidak akan pikir panjang untuk memakannya walau dalam kondisi perut kosong. .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]