Awas! Jika Warga Tak Taat Aturan New Normal Diserahkan ke Petugas


Rabu, 27 Mei 2020 - 21:13:37 WIB
Awas! Jika Warga Tak Taat Aturan New Normal Diserahkan ke Petugas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Dok indonews.com 

HARIANHALUAN.COM -- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan masyarakat yang ngeyel dan tak taat pada prosedur tatanan normal baru pandemi corona akan diserahkan ke petugas security atau keamanan.

Ia mengatakan, aparat TNI dan Polri yang bertugas untuk mendisiplinkan masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan akan menahan diri agar tak terjadi ketegangan antara masyarakat dengan pihak keamanan.

“Kemudian ketika masyarakat yang tadi katakan ngeyel atau tidak mau, maka aparat keamanan akan menyerahkan kepada security, security apakah itu di tempat di pasar atau di tempat-tempat tertentu,” kata Doni saat konferensi pers, dikutip dari Republika.co.id, Rabu (27/5).

Menurut Doni, ada potensi munculnya ketegangan saat dilakukan pendisiplinan protokol kesehatan oleh aparat gabungan di titik-titik keramaian. Namun, Panglima TNI Hadi Tjahjanto menekankan aparat keamanan lebih menggunakan pendekatan persuasif dan komunikatif dalam mendisiplinkan masyarakat.

“Tadi panglima TNI mengatakan lebih menekankan kepada pendekatan persuasif, pendekatan komunikatif, termasuk juga dari aparat kepolisian dan juga lebih kita mengharapkan masyarakat itu memiliki disiplin pribadi yang lebih tinggi,” ucapnya.

Doni pun optimistis, dengan pendekatan persuasif tersebut tak akan menimbulkan ketegangan antara aparat dengan masyarakat. Ia menekankan, penularan Covid-19 terjadi karena adanya kerumunan. Karena itu, masyarakat harus mematuhi aturan yang diterapkan untuk mengatasi pandemi ini.

“Seluruhnya bisa sabar bisa menahan diri, jangan gara-gara persoalan sepele lantas menimbulkan ketegangan,” kata dia.

Tahapan pengawasan oleh aparat akan dimulai dari pemeriksaan suhu tubuh. Jika temperatur tubuh di atas 37,5 derajat, maka masyarakat yang diperiksa tidak diperbolehkan memasuki kawasan tertentu. (*)

 Sumber : Republika.co.id /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:30:16 WIB

    Awas! Langgar Aturan New Normal, PNS Bisa Dipecat

    Awas! Langgar Aturan New Normal, PNS Bisa Dipecat HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah menetapkan new normal buat PNS mulai 5 Juni. Kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 58 Tahun 2020 tentang Si.
  • Jumat, 22 Mei 2020 - 13:28:48 WIB

    Awas! ASN Jangan Nekat Mudik, Sanksi Berat Siap Menanti

    Awas! ASN Jangan Nekat Mudik, Sanksi Berat Siap Menanti HARIANHALUAN.COM -- Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengeluarkan aturan mengenai pembatasan kegiatan mudik bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 14 tahun 2020 Pel.
  • Senin, 11 Mei 2020 - 22:50:58 WIB

    Awas! Ada Sanksi Bagi Pengusaha yang Tak Mau Bayar THR    

    Awas! Ada Sanksi Bagi Pengusaha yang Tak Mau Bayar THR     Kalangan pengusaha diwajibkan untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan paling lambat 7 hari sebelum hari raya. Hukumnya, ditegaskan wajib sesuai aturan..
  • Selasa, 21 April 2020 - 18:46:15 WIB

    Awas! KPK Akan 'Sikat' Pejabat yang Main-main dengan Bansos Corona

    Awas! KPK Akan 'Sikat' Pejabat yang Main-main dengan Bansos Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawal dan melakukan pengawasan penyaluran dana bantuan sosi.
  • Senin, 13 April 2020 - 22:31:44 WIB

    Awas! Warga yang Menolak Jenazah Corona Bakal Ditindak Polri

    Awas! Warga yang Menolak Jenazah Corona Bakal Ditindak Polri JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Markas Besar Polri mengecam keras masyarakat yang melakukan penolakan terhadap jenazah korban virus corona atau COVID-19 yang hendak dikuburkan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]