Diduga Korsleting, Rumah Idir dan Inar Dilahap Si Gulambai


Kamis, 28 Mei 2020 - 13:05:46 WIB
Diduga Korsleting, Rumah Idir dan Inar Dilahap Si Gulambai ilustrasi kebakaran

HARIANHALUAN.COM - Musibah kebakaran melanda warga Lintau. Dua unit rumah di Jorong Tanjuang Kiciak, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar terbakar pada Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam peristiwa itu, dua rumah dan satu warung yang berdekatan dilahap si jago merah, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. 

Kepala Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Datar, Yusnen mengatakan, dalam mengatasi musibah kebakaran itu dia menurunkan satu regu personil dengan dua unit mobil Damkar untuk memadamkan api. Dikatakannya, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian, namun dari dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik.

Yusnen menjelaskan, dua kepala keluarga yang rumahnya menjadi korban kebakaran tersebut diantaranya Idir (55) yang dihuni oleh lima orang dan dan Inar (80). Dua pemilik rumah yang berprofesi sebagai petani ini ditaksir menderita kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah. 

"Atas kejadian ini, kami kembali mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati terhadap listrik, kompor, obat nyamuk bakar dan lainnya yang dapat menimbulkan bencana kebakaran, ditambah sekarang mulai musim kemarau," kata Yusnen.

Diduga Korsleting, Rumah Idir dan Inar Dilahap Si Gulambai

HARIANHALUAN.COM - Musibah kebakaran melanda warga Lintau. Dua unit rumah di Jorong Tanjuang Kiciak, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar terbakar pada Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam peristiwa itu, dua rumah dan satu warung yang berdekatan dilahap si jago merah, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. 

Kepala Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Datar, Yusnen mengatakan, dalam mengatasi musibah kebakaran itu dia menurunkan satu regu personil dengan dua unit mobil Damkar untuk memadamkan api. Dikatakannya, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian, namun dari dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik.

Yusnen menjelaskan, dua kepala keluarga yang rumahnya menjadi korban kebakaran tersebut diantaranya Idir (55) yang dihuni oleh lima orang dan dan Inar (80). Dua pemilik rumah yang berprofesi sebagai petani ini ditaksir menderita kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah. 

"Atas kejadian ini, kami kembali mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati terhadap listrik, kompor, obat nyamuk bakar dan lainnya yang dapat menimbulkan bencana kebakaran, ditambah sekarang mulai musim kemarau," kata Yusnen. (*)

Reporter : Feri Maulana /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]