Simak Sistem Penerimaan Peserta Baru SD hingga SMK saat Covid-19, Pahami Perbedaannya


Jumat, 29 Mei 2020 - 07:42:48 WIB
Simak Sistem Penerimaan Peserta Baru SD hingga SMK saat Covid-19, Pahami Perbedaannya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, meninjau langsung kondisi sekolah rusak karena angin dan hujan deras di Sekolah Dasar (SD) Negeri Cirimekar 02, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (6/1/2020). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

HARIANHALUAN.COM -- Dalam masa darurat penyebaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan PPDB tahun 2020 akan dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Sebanyak 10,9 juta calon peserta didik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diproyeksikan akan mengikuti program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020.

Untuk mekanismenya, Pemerintah Daerah dan sekolah dapat merujuk pada Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020, tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

"PPDB tetap dilakukan tetapi kita dorong secara daring. Kalau tidak bisa secara daring, maka bisa secara kehadiran," jelas Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan Chatarina Muliana Girsang, pada acara Bincang Sore secara daring, di Jakarta, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (29/05/2020).

Selain itu, bagi sekolah yang melaksanakan PPDB secara luring, Kemendikbud mewajibkan sekolah untuk memberikan pengumuman agar peserta yang mendaftar mengikuti protokol kesehatan salah satunya para calon peserta didik wajib menggunakan masker.

"Tetapi protokol kesehatan itu harus dilaksanakan dengan ketat harus pakai masker, harus ada tempat cuci tangan, pembersih tangan (hand sanitizer), disinfektan dan seterusnya. Kemudian jaga jarak itu harus dilakukan," tambah Chatarina.

Dalam SE Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020, disebutkan juga bahwa PPDB pada Jalur Prestasi dapat dilaksanakan berdasarkan akumulasi nilai rapor yang ditentukan berdasarkan rata-rata akumulasi nilai lima semester terakhir; nilai ujian kelulusan daring, dan/atau nilai prestasi akademik atau non akademik.

Terkait pelaksanaan PPDB secara daring, Plt. Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Hamid Muhammad mengatakan bahwa melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud menyediakan bantuan teknis bagi daerah dan sekolah yang memerlukan bantuan teknis mekanisme PPDB secara daring.

"Layanan bantuan teknis PPDB yang disediakan oleh Pusdatin Kemendikbud meliputi layanan data dan layanan aplikasi," terangnya.

Untuk layanan data, Pusdatin menyediakan data awal PPDB berupa data peserta didik pada pendidikan anak usia dini, kelas 6 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, kelas 9 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, dan peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB) sesuai wilayah kabupaten/kota atau provinsi yang bersumber dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud dan Education Management Information System Kementerian Agama.

Pemberian data awal tersebut dilaksanakan melalui tiga layanan antara lain jaringan Backbone bagi kabupaten/kota atau provinsi yang sudah memiliki MoU; Protocol API/web service (layanan unggah data) bagi kabupaten/kota atau provinsi yang memiliki sistem PPDB daring; serta unduh data awal peserta didik tingkat akhir bagi kabupaten/kota atau provinsi yang tidak memiliki Backbone atau Protocol API/web service.

Sedangkan untuk layanan aplikasi, Pusdatin menyediakan layanan aplikasi PPDB daring diberikan bagi daerah yang belum memiliki sistem PPDB daring serta hanya dapat diberikan untuk pelaksanaan PPDB pada sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Tim Pusdatin Kemendikbud akan melakukan pendampingan secara daring kepada pemerintah daerah apabila terjadi kendala dalam penggunaan layanan aplikasi PPDB daring.

Untuk informasi bantuan teknis layanan PPDB daring, pemerintah daerah dan sekolah dapat mengakses laman https://ppdb.kemdikbud.go.id. (*)

 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 11 Juni 2020 - 12:56:38 WIB

    Cara Perpanjang Masa Berlaku SIM Lewat Online, Simak Panduannya

    Cara Perpanjang Masa Berlaku SIM Lewat Online, Simak Panduannya HARIANHALUAN.COM - Pembukaan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi ( SIM) di sejumlah kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas), menimbulkan keramaian lantaran mendapat animo besar dari masyarakat..
  • Kamis, 04 Juni 2020 - 20:46:15 WIB

    Simak Cara Cek Nama Penerima Bansos Tunai

    Simak Cara Cek Nama Penerima Bansos Tunai HARIANHALUAN.COM -- Penyaluran bantuan sosial yang diselenggarakan pemerintah pusat sangat diharapkan oleh sejumlah masyarakat yang kini terdampak pandemi wabah corona. Tak hanya yang berwujud barang kebutuhan bahan pokok .
  • Sabtu, 30 Mei 2020 - 18:42:29 WIB

    Panitia Diskusi CLS FH UGM akan Dibunuh, Simak Detil Ancamannya

    Panitia Diskusi CLS FH UGM akan Dibunuh, Simak Detil Ancamannya HARIANHALUAN.COM -  Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada atau UGM Zainal Arifin Mochtar menceritakan ancaman terhadap panitia diskusi 'Persoalan Pemecatan Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraa.
  • Senin, 25 Mei 2020 - 06:45:28 WIB

    Simak! Ini Aturan Bekerja Bagi Pegawai pada Situasi New Normal

    Simak! Ini Aturan Bekerja Bagi Pegawai pada Situasi New Normal HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah menyebut roda perekonomian harus tetap berjalan namun tetap mengedepankan langkah pencegahan. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menerbitkan panduan untuk bekerja di situasi new no.
  • Rabu, 20 Mei 2020 - 14:50:12 WIB

    Alasan Kemensos Soal Bantuan Sosial Tak Merata, Yuk Simak!

    Alasan Kemensos Soal Bantuan Sosial Tak Merata, Yuk Simak! HARIANHALUAN.COM - Pemerintah sudah menargetkan sebanyak 8,3 juta bantuan sosial harus diserahkan sebelum Lebaran tahun ini. Namun, masih banyak yang menilai bantuan sosial tersebut belum terasa di berbagai daerah di Indonesi.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]