Tunggu Instruksi Kemenag, Masjid Raya Sumbar Belum Bolehkan Salat Jumat Berjamaah


Jumat, 29 Mei 2020 - 12:23:33 WIB
Tunggu Instruksi Kemenag, Masjid Raya Sumbar Belum Bolehkan Salat Jumat Berjamaah Dok republika.co.id

HARIANHALUAN.COM -- Menyikapi isu corona, Kepala Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat (Kabiro Bintal dan Kesra) Pemprov Sumbar, yang juga ditugaskan menjadi Plt. Pengurus Masjid Raya Sumbar, Syaifullah mengatakan pelaksanaan salat jumat berjamaah di Masjid Raya Sumbar masih belum diperkenankan.

"Belum diperbolehkan, karena kita menunggu surat resmi kemenag yang akan turun mnggu ini," jelas Syaifullah yang dihubungi Harianhaluan.com, Jumat (29/5).

Syaifullah menambahkan, saat ini aturan pelaksanaan ibadah masih sama dengan sebelumnya disebabkan ada perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"PSBB kan diperpanjang, berarti aturan umumnya sama dengan sebelumnya. Namun jika surat dari Kemenag sudah turun, baru kita turunkan surat ke kab/kota bahwa mesjid di nagari atau kelurahan tertentu sudah boleh dibuka. Selain itu, pelaksanaan salat berjamaah di masjid harus mendapatkan izin dari camat," jelasnya lagi.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang hanya mengizinkan kegiatan shalat berjemaah di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bagi daerah yang memiliki potensi penularan Covid-19 rendah atau daerah yang berada di zona hijau.

Sementara bagi masjid yang berada di daerah keramaian dan perbatasan tidak diizinkan melaksanakan salat berjemaah. Hal ini untuk menghindari orang luar dari daerah setempat yang shalat di sana.

"Pelaksanaan shalat berjemaah di masjid dilarang karena alasan keamanan. Jika alasan keamanan itu sudah tidak ada, tidak ada alasan untuk melarang jemaah shalat di masjid lagi," kata Ketua MUI Padang Duski Samad.

Lebih lanjut Duski mengatakan, bagi masjid yang menyelenggarakan shalat berjemaah tetap harus sesuai dengan ketentuan, seperti menjalankan protokol Covid-19 dan mendapatkan surat keterangan aman dari Dinas Kesehatan.

Pengurus masjid harus memastikan jemaah cuci tangan sebelum masuk masjid, memakai masker, dan membawa sajadah dari rumah.

Selain itu, pengurus masjid juga harus memastikan jemaah merupakan orang yang dikenal serta dalam kondisi sehat. (*)

Reporter : Yessi Yeswita /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]