Kisruh Pembagian BLT di Dharmasraya, Giliran Wali Nagari Ampang Kuranji Bantah Masukkan Nama Istri dan Keluarga


Jumat, 29 Mei 2020 - 14:21:12 WIB
Kisruh Pembagian BLT di Dharmasraya, Giliran Wali Nagari Ampang Kuranji Bantah Masukkan Nama Istri dan Keluarga Kondisi di Kantor Wali Nagari Ampang Kuranji Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya, pada Kamis malam, Mak Mak yang tidak masuk namanya dalam penerima BLT mendatangi kantor wali nagari setempat. ist

HARIANHALUAN.COM - Wali Nagari Ampang Kuranji, Picok Adera, bantah semua pemberitaan yang ada di media, yang mana menyebutkan wali nagari tidak adil dan memasukkan nama isteri dan keluarga dekat nya dalam penerimaan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Semua keputusan dalam BLT sesuai dengan petunjuk teknis yang ada dan semua keputusan melalui mekanisme rapat atau musyawarah yang dihadiri oleh perangkat nagari, Babinkamtibmas dan lainnya," kata Wali Nagari Ampang Kuranji Picok Adera, kepada harianhaluan.com, lewat sambungan telepon, Jum'at, siang.

Dijelaskannya, sebelum data valid, dilakukan pendataan oleh jorong masing masing kemudian dibawa dalam rapat nagari, kemudian diseleksi mana yang lebih prioritas menerima sesuai petunjuk, setelah itu data hasil seleksi disampaikan kembali kepada jorong, kemudian diseleksi kembali sesuai dengan kuota yang ada.

Ia sangat memahami ada warga yang tidak puas karena tidak masuk dalam penerimaan BLT, tetapi kuota yang menghukum membuat tidak seluruh warga masyarakat yang masuk.

"Saya siap berhadapan dengan siapapun yang mengatakan saya tidak adil, tetapi keputusan dalam memasukkan data adalah hasil musyawarah yang dihadiri oleh Hasil musyawarah Pemerintahan Nagari (Pemerintah Nagari dan Bamus), Babinsa, Babinkamtibmas, Ketua Pemuda, Ketua LPM, Badan Keagamaan Nagari, serta tokoh Masyarakat. Intinya Musyawarah yang melibatkan seluruh Unsur di Nagari," katanya. 

Dan ia juga meminta apabila ada keluarga inti wali nagari (isteri, anak, adik, kakak atau orang tua) yang masuk dalam penerima BLT, tolong buktikan."Wali Nagari hanya sebagai eksekutor saja atau paralon air," tegasnya.

Camat Koto Baru, Berlian Oemar yang dikonfirmasi harianhaluan.com menyebutkan, bahwa yang mendatangi kantor wali nagari itu adalah Mak Mak yang tidak masuk namanya dalam penerima BLT, tetapi karena lokasi kantor wali nagari berada di jalan poros, maka keadaan malam itu semakin ramai, namun setelah para pemuka masyarakat berserta aparat keamanan serta pemerintah an tiba di lokasi, kondisi sudah kondusif.

Pantauan harian haluan.com dilapangan, bukan hanya Nagari Ampang Kuranji saja ada ketidak puasan terhadap data BLT, pasalnya dengan jumlah kuota yang kurang, ditambah lagi devinis yang tidak sama, artinya apa yang dimaksud oleh pemerintah pusat yaitu BLT adalah untuk orang terdampak Covid 19, tetapi di bawah atau di nagari bukan itu lagi kriteria yang dibuat. (*)

 

 Sumber : rilis /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 03 November 2017 - 16:57:08 WIB

    Kisruh Pemimpin Kabupaten Limapuluh Kota, Masyarakat Serukan Islah

    Kisruh Pemimpin Kabupaten Limapuluh Kota, Masyarakat Serukan Islah LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM--Kisruh duo kepala daerah Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan di Limapuluh Kota baru-baru ini, ternyata menyita perhatian masyarakat Luak Limopuluah. Mulai dari anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh p.
  • Jumat, 01 April 2016 - 03:52:36 WIB

    Kisruh STAI-SNI Kian Meruncing

    SOLOK, HALUAN — Hampir dua minggu berlalu, Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah (STAI-SNI) kini ibarat ayam kehilanga induk. Pasalnya, hingga saat ini, para pemimpin STAI tidak lagi muncul ke kampus, begitu juga Ketua.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]