Kenapa Polri dan TNI Penting Dilibatkan dalam 'New Normal'? Begini Penjelasan Timwas COVID-19 DPR RI


Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:39:37 WIB
Kenapa Polri dan TNI Penting Dilibatkan dalam 'New Normal'? Begini Penjelasan Timwas COVID-19 DPR RI Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Ketua Tim Pengawas COVID-19 DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar penerapan tatanan kehidupan normal baru dapat dilakukan dengan sangat ketat dan kalau perlu diberikan sanksi.

"Masih banyaknya masyarakat yang tidak mengindahkan pencegahan, baik di tempat umum maupun tempat lainnya. Namun, upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat wajib dilakukan secara optimal," kata Muhaimin Iskandar melalui pernyataan tertulisnya, Jumat.

Muhaimin Iskandar mengatakan hal itu menanggapi rencana Presiden Jokowi untuk menerapkan tatanan kehidupan normal baru setelah kurva penyebaran COVID-19 melandai.

Menurut Muhaimin, rencana Presiden Jokowi untuk menerapkan tatanan normal baru, dengan pertimbangan menjaga stabilitas ekonomi, agar jangan sampa terjadi pemutusan hubungan kerja massal dan resesi ekonomi.

Abdul Muhaimin Iskandar menjelaskan, penerapan tatanan kehidupan normal baru harus tetap berpedoman pada data pandemi COVID-19 di setiap daerah, dengan acuan angka reproduksi dasar efektif harus di bawah satu, serta penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Penerapan protokol kesehatan secara ketat seperti, menggunakan masker, menjaga jarak fisik, sering cuci tangan meningkat. Kemudian, layanan kesehatan siap, lengkap dengan alat pelindung diri (APD), serta ventilator yang tersedia di ICU.

"Dengan kesiapan fasilitas dan penerapan protokol kesehatan secara ketat, maka pemerintah dapat meminimalisir penyebaran COVID-19 secara efektif dengan memastikannya tidak adanya kasus baru dalam jumlah besar," katanya pula.

Dia juga meminta Pemerintah mempersiapkan masyarakat agar dapat memasuki tatanan normal baru, dengan cara melakukan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan secara masif, selama tiga pekan ke depan.

"Pemahaman dan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan COVID-19 sangat vital. Kontribusi perubahan perilaku masyarakat dalam pengendalian COVID-19 menjadi kunci utama berjalannya kehidupan normal baru," ujarnya lagi.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) ini, juga mengusulkan pada awal penerapan tatanan kehidupan normal baru perlu adanya keterlibatan personil TNI dan Polri untuk menjaga tempat umum dan pusat keramaian.

"Keterlibatan personel TNI/Polri ini untuk memastikan bahwa masyarakat menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Virus Corona," katanya pula.(*)

 Sumber : Antara /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 08 Juli 2020 - 16:06:21 WIB

    Terungkap Kenapa STNK Kendaraan Baru Lama Banget Jadinya

    Terungkap Kenapa STNK Kendaraan Baru Lama Banget Jadinya HARIANHALUAN.COM - Meski masih dilanda pandemi COVID-19, namun transaksi pembelian kendaraan bermotor tetap berjalan. Terbukti, selama wabah ada ribuan unit mobil dan motor yang laku dibeli konsumen..
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 13:41:26 WIB

    AirAsia Tunda Mengudara hingga 8 Juni, Kenapa?

    AirAsia Tunda Mengudara hingga 8 Juni, Kenapa? HARIANHALUAN.COM -- Maskapai penerbangan PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) masih menunda untuk kembali mengudara, setidaknya hingga 8 Juni 2020 nanti. Sebab, perusahaan masih menimbang tingkat permintaan konsumen di tengah pand.
  • Jumat, 22 Mei 2020 - 20:12:29 WIB

    PSBB di DKI Jakarta, Anies Sebut 2 Pekan ke Depan Menentukan, Kenapa?

    PSBB di DKI Jakarta, Anies Sebut 2 Pekan ke Depan Menentukan, Kenapa? HARIANHALUAN.COM - Gubernur Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai 4 Juni 2020. Anies mengatakan dua pekan ke depan adalah waktu yang sangat menentukan..
  • Selasa, 19 Mei 2020 - 20:38:07 WIB

    BPOM Awasi Belanja Makanan & Obat via Online, Kenapa?    

    BPOM Awasi Belanja Makanan & Obat via Online, Kenapa?     HARIANHALUAN.COM -- Sejalan dengan arahan pemerintah untuk melakukan pembatasan fisik atau physical distancing, masyarakat dewasa ini mengubah pola berbelanja dengan melalui online. Baik dalam pemenuhan kebutuhan obat-obatan .
  • Kamis, 14 Mei 2020 - 15:17:06 WIB

    Kenapa Iuran BPJS Kesehatan Naik? Ini Loh Alasan Istana

    Kenapa Iuran BPJS Kesehatan Naik? Ini Loh Alasan Istana HarianHaluan.com - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) membeberkan alasan di balik keputusan pemerintah kembali mengerek iuran Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di tengah pandemi Covid-19..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]