Keunggulan Kuliah Prodi Magister Terapan PNP, Dijamin Gak Akan Nyesel!


Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:00:10 WIB
Keunggulan Kuliah Prodi Magister Terapan PNP, Dijamin Gak Akan Nyesel! Dirjen Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Wikan Sakarinto. Dok JPNN

HARIANHALUAN.COM -- Program Studi (Prodi) Magister Terapan Sistem Informasi Akuntansi di Politeknik Negeri Padang (PNP) resmi dilaunching oleh Dirjen Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Wikan Sakarinto, Jumat (29/5/2020) kemarin. Uniknya, ilmu yang diajarkan pada jurusan ini sangat menarik dan punya potensi lapangan kerja yang sangat besar, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Anda wajib tahu bahwa banyak keunggulan yang ditawarkan jurusan ini. Berikut ulasan keunggulan jurusan Magister Terapan Sistem Informasi Akuntansi untuk mahasiswa.

Wikan menjelaskan, sejak tahun akademik 2013, Indonesia telah memiliki Program Magister (S-2) Terapan dan terus berkembang serta bertambah banyak sampai saat ini. Program ini menjadi alternatif pilihan studi untuk level pascasarjana. Sampai dengan saat ini, terdapat 23 politeknik dan beberapa universitas serta institut di seluruh Indonesia yang sudah membuka program S2 Terapan. 

“Keberadaan S-2 Terapan ini tujuannya untuk memberikan alternatif pendidikan yang dapat memenuhi kebutuhan SDM profesional secara kompeten,” ujar Wikan. 

Wikan mengatakan bahwa Program Magister Terapan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) profesional yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Selain aspek teknis yang semakin dimatangkan, maka aspek softskills dan kepemimpinan merupakan karakter keunggulan lulusan program ini.  

Lebih lanjuta, kata Wikan, kemampuan problem solving hendaknya dibentuk dengan skema project-based learning dan perkuliahan berbasis praktik yang tinggi untuk menguatkan kemampuan analisis pada problem-problem riil di industri dan dunia kerja. Kemampuan teknis yang mumpuni tersebut, disertai wawasan perkembangan dan penerapan teknologi, serta ilmu pengetahuan yang terus berkembang. 

“Dan satu hal lagi yang tidak kalah penting yaitu, menciptakan inovator kreatif yang akan berdampak pada daya saing industri di kompetisi global,” ungkap Wikan. 

Sementara itu, Direktur PNP, Surfa Yondri menjelaskan bahwa program ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 35337/A5/HK/2020. 

Surfa Yondri memberikan penekanan terhadap implementasi model pembelajaran yang diterapkan seperti, blended learning, project atau studi kasus yang bersifat problem solver, team teaching yang kolaboratif dengan menggunakan aplikatif tools dan dukungan kerjasama dari pemerintah, industri, serta peran pengajar. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]