Ilmuwan Temukan Proxima B, Planet Serupa Bumi yang Bisa Tampung Kehidupan


Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:15:11 WIB
Ilmuwan Temukan Proxima B, Planet Serupa Bumi yang Bisa Tampung Kehidupan Ist

HARIANHALUAN.COM -- Misi pencarian dunia baru yang mirip Bumi dan dapat ditinggali, terus dieksplorasi dan dijelajahi para ilmuwan.

Kali ini, tim ilmuwan internasional kembali mendapat petunjuk baru tentang keberadaan planet seukuran Bumi yang telah dikonfirmasi cukup dekat dengan bintang di tata surya ini.

Melansir dari Kompas.com, Sabtu (30/5/2020), planet tersebut berada di bintang terdekat tata surya, Proxima Centauri dan disebut sebagai Proxima b. Proxima b memiliki massa 1,17 Bumi dan berada di zona layak huni Proxima Centauri.

Bintang tersebut diitari oleh planet ini kira-kira setiap 11 hari, menurut makalah baru yang diterbitkan di jurnal Astronomy and Astrophysics.

Kali pertama planet ini terindikasi yakni pada tahun 2013 oleh Mikko Tuomi dari University of Hertfordshire, berdasarkan data pengamatan arsip.

Kemudian penelitian dilanjutkan pada tahun 2016 dan planet ini diyakini kemungkinan mendukung pembentukan kehidupan alien.

Para peneliti mendeteksi planet ini dengan mengukur kecepatan radial menggunakan Echelle SPectrograph untuk Rocky Exoplanets dan Stable Spectroscopic Observations (ESPRESSO) yang dipasang pada teleskop di Chili.

Akurasi teleskop ini 3 kali HARPS, spektograf lain yang digunakan untuk mengukur kecepatan radial Proxima Centauri. Kecepatan radial adalah laju perubahan jarak antara objek dan titik tertentu yang diamati.

Saat sebuah planet mengorbit bintang, maka tarikan gravitasinya akan menyebabkan bintang bergerak mau dan mundur.

Gerakan kecil ini menggeser spektrum cahaya yang diamati dari sebagian bintang karena adanya pergeseran Doppler, yang dapat didteksi dengan alat yang cukup sensitif.

Gangguan rendah pada kecepatan Proxima Centauri, dideteksi oleh ESPRESSO, sehingga memberi petunjuk kepada para peneliti akan keberadaan planet ini.

Ahli astrofisika yang juga pemenang Nobel, Michael Mayor mengatakan ESPRESSO memungkinkan untuk mengukur massa planet dengan presisi lebih dari sepersepuluh massa Bumi.

Proxima Centauri berjarak sekitar 4,2 tahun cahaya dari Matahari. Akan tetapi, NASA memperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar 72.000 tahun bagi kita untuk mencapai planet ini, kecuali ada teknologi baru yang mungkin dikembangkan.

"Kami sudah sangat senang dengan kinerja HARPS, yang telah menemukan ratusan exoplanet selama 17 tahun terakhir," kata Francesco Pepe, seorang profesor di Departemen Astronomi di Fakultas Sains UNIGE dalam sebuah pernyataan.

Dia juga puas dengan pencapaian ESPRESSO yang menghasilkan pengukuran yang lebih baik, dengan temuan planet baru ini.

Proxima b mungkin menampung kehidupan

Meskipun Proxima b sekitar 20 kali lebih dekat dengan bintangnya, daripada Bumi terhadap Matahari, namun jumlah energi yang diterima sebanding.

Peneliti memperkirakan jika planet tersebut memiliki air, maka exoplanet tersebut dapat saja menampung kehidupan.

Kendati demikian, masih banyak yang perlu diteliti dan dikonfirmasi untuk menyimpulkan potensi itu.

"Apakah ada atmosfer yang melindungi planet ini dari sinar mematikan ini? Jika atmosfer ini ada, apakah itu mengandung unsur-unsur kimia yang mendorong perkembangan kehidupan?," jelas Christophe Lovis, seorang peneliti di Departemen Astronomi Universitas Jenewa.

Profesor Pepe menambahkan jika sinyal itu berasal dari planet, maka planet lain yang potensial yang menyertai Proxima b akan memiliki massa kurang dari sepertiga dari massa Bumi.

"Itu kemudian akan menjadi planet terkecil yang pernah diukur menggunakan metode kecepatan radial," kata dia. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 13 Juni 2020 - 14:56:31 WIB

    Kira-kira Berapa ya Umur Bumi? Begini Caranya Menurut Ilmuwan

    Kira-kira Berapa ya Umur Bumi? Begini Caranya Menurut Ilmuwan HARIANHALUAN.COM - Jika selama ini manusia hanya mampu menebak-nebak umur Bumi, akhirnya ilmuwan berhasil mengungkap cara menghitung umur Bumi. Kira-kira berapa ya? Sebelumnya, umur Bumi dihitung oleh para ilmuwan dengan meli.
  • Selasa, 09 Juni 2020 - 13:50:08 WIB

    Ilmuwan Ciptakan Prototipe Ubah Bayangan Jadi Listrik

    Ilmuwan Ciptakan Prototipe Ubah Bayangan Jadi Listrik HARIANHALUAN.COM - Diberi nama Shadow-Effect Energy Generator (SEG)  adalah prototipe yang mengubah bayangan menjadi listrik rancangan para ilmuwan. Perangkat ini menggunakan kontras antara gelap dan terang untuk menghasilka.
  • Jumat, 15 Mei 2020 - 11:49:44 WIB

    Punya Langit Kuning, Ilmuwan NASA Temukan Planet Aneh

    Punya Langit Kuning, Ilmuwan NASA Temukan Planet Aneh HarianHaluan.com - Para ilmuwan NASA menemukan eksoplanet yang memiliki langit kuning dan hujan besi di luar tata surya yang disebut WASP-79b. "Prakiraan cuaca untuk planet raksasa yang super-panas seukuran Jupiter ini adalah.
  • Senin, 04 Mei 2020 - 17:11:57 WIB

    Ilmuwan Temukan Dua Lubang Hitam dengan Api, Takjub atau Menyeramkan?

    Ilmuwan Temukan Dua Lubang Hitam dengan Api, Takjub atau Menyeramkan? SAINS, HARIANHALUAN.COM -- Penampakan yang membuat takjub sekaligus seram baru saja ditemukan di pusat galaksi OJ 287. Di pusat galaksi tersebut, ilmuwan menemukan dua lubang hitam supermasif yang menari dengan mengeluarkan f.
  • Ahad, 03 Mei 2020 - 08:15:49 WIB

    Mengapa Smartphone Harus Rajin Dibersihkan? Ini Penjelasan Ilmuwan

    Mengapa Smartphone Harus Rajin Dibersihkan? Ini Penjelasan Ilmuwan SAINS, HARIANHALUAN.COM -- Sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan atas smartphone mengatakan bagaimana perangkat tersebut membawa patogen infeksius bakteri dan virus yang turut pada transmisi dalam epidemi dan pandemi..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]