Ojol Siap Demo Jokowi, Protes Pelarangan Angkut Penumpang Saat Kenormalan Baru


Sabtu, 30 Mei 2020 - 20:02:59 WIB
Ojol Siap Demo Jokowi, Protes Pelarangan Angkut Penumpang Saat Kenormalan Baru Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah memutuskan tetap melarang ojek baik online (ojol) maupun konvensional bokeh mengangkut penumpang saat masa kenormalan baru atau new normal nanti. Hal ini terutang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 Tahun 2020.

Menanggapi hal itu, Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia menyatakan massa ojol siap demo besar-besaran ke Istana Negara jika tetap dilarang mengangkut penumpang saat fase new normal.

Ketua Presidium Nasional GARDA, Igun Wicaksono, mengatakan bahwa GARDA akan melakukan protes besar di Istana agar aspirasi pengemudi ojol didengar langsung Presiden Joko Widodo. Igun menambahkan, semua anggota Garda dan ojol seluruh Indonesia tidak terima jika ojol terus dilarang membawa penumpang.

"Saat ini sudah mulai viral di rekan-rekan driver ojol seluruh Indonesia, mengenai pelarangan ojol membawa penumpang saat fase New Normal, driver ojol seluruh Indonesia menyatakan siap bergerak kalau ini bener dilarang, sekalian saja kita protes secara massal," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5).

GARDA menilai bahwa pengankutan penumpang oleh ojek online tidak semestinya dilarang. Bahkan Garda telah menyiapkan protokol kesehatan dan protokol 'Basic Personal Hygiene'.

Protokol kesehatan tersebut dapat diterapkan pengendara ojol saat mengangkut penumpang pada new normal. Selain itu, GARDA mengimbau kepada penumpang untuk membawa helm sendiri.

Saat ini, GARDA juga tengah menyiapkan penggunaan pembatas antara pengendara dan penumpang (partisi) agar tak bersentuhan langsung. "Ya terus kenapa masih dilarang juga, kecuali kami tidak punya standar apapun," proter Igun.

GARDA akan melakukan komunikasi intensif dengan Kemenhub agar menjadi penghubung dengan Kemendagri untuk meninjau ulang pelarangan ojol untuk membawa penumpang pada fase 'New Normal' nanti.

"Apabila tidak bisa juga 'deadlock' ya setelah PSBB teman-teman siap turun pergerakan ke jalan kembali," tutup Igun. (*)

 Sumber : Liputan6.com/merdeka.com /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]