Barang-barang Ini Diburu Karyawan untuk Ngantor New Normal


Ahad, 31 Mei 2020 - 12:18:13 WIB
Barang-barang Ini Diburu Karyawan untuk Ngantor New Normal Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah tengah mempertimbangkan untuk membuka sektor-sektor publik seperti sekolah, mal, dan perkantoran. Ini dilakukan dalam rangka memasuki tata kehidupan yang baru, mencoba melawan tapi berdampingan dengan virus corona.

Bukan hanya para orangtua murid yang pusing tujuh keliling, memikirkan bagaimana sekolah anak jika wacana sekolah kembali dibuka pada Juli 2020 mendatang benar adanya.

Begitupun dengan para pegawai kantoran, para karyawan selama kurang lebih tiga bulan ini sudah work from home (WFH) alias bekerja dari rumah. Sederet persiapan harus dilakukan, mempersiapkan diri kembali ngantor di era new normal.

Contohnya seperti yang dilakoni dua pegawai kantoran di Jakarta, Dian dan Ratih. Kepada Okezone, Dian yang bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi asal Korea Selatan ini mengaku sudah mulai WFH total sejak Maret 2020 lalu.

Tidak heran, dengan kondisi tidak mengetahui situasi di luar rumah sudah seperti apa, wacana untuk kembali ngantor jelas membuatnya khawatir. Tapi di sisi lain, Dian mengaku sadar tidak selamanya dirinya bisa terus-terusan bekerja dari rumah. Lambat laun, cepat atau lambat ia harus kembali ngantor seperti biasa.

“Kayaknya kan enggak mungkin juga sampai akhir tahun WFH melulu. Mulai realistis dan menerima nih harus kembali ngantor,” aku Dian saat dihubungi Okezone, melalui pesan.

Sebagai persiapan untuk kembali ngantor di era new normal, perempuan 30 tahun ini mengungkapkan dirinya bahkan saat ini ia sudah membeli disinfektan spray, yang mana ia beli dalam jumlah banyak setelah melakukan riset harga di berbagai e-commerce hingga minimarket terdekat.

“Lagi persiapan menuju jihad, alias kerja. Makanya agak ribet cari disinfektan murah. Mendingan beli saat sekarang ini, takut harga melambung lagi kalau sudah diresmiin kantor boleh buka,” tambahnya.

Bersiap untuk kembali ngantor dengan sederet protokol kesehatan, Dian tak hanya membekali dirinya dengan disinfektan spray. Tapi juga perlengkapan lainnya seperti sajadah dan mukena pribadi untuk beribadah saat di kantor.

“Kemarin sudah sempat cari-cari online, mau beli mukena yang sudah termasuk sajadah. Cari yang harganya terjangkau, tapi susah banget,” seloroh Dian.

New normal karena pandemi corona juga akhirnya mengubah pola hidup Dian sehari-hari. Jika dahulu ia selalu makan siang di luar kantor, dengan situasi saat ini ia sudah merencanakan harus membawa bekal makan siang sendiri dari rumah meskipun dengan menu sederhana. Demi mencegah menggunakan peralatan makan bersama dengan orang lain.

“Satu bulan pertama bakal bawa bekal makan siang dulu deh, soalnya takut. Hanya nasi sama telur juga enggak apa-apa deh,” kata Dian.

Lain lagi dengan persiapan Ratih, karyawati perusahaan ponsel asal China yang sehari-harinya bekerja dengan menumpang ojek online ini, mengaku sedang pusing mencari helm sebagai persiapan untuk kembali berangkat ke kantor di era new normal mendatang.

“Pernah sempat lihat di media sosial, nanti kalau mau naik ojol penumpangnya harus bawa helm sendiri. Nah sekarang jadi kepikiran, mulai cari-cari helm yang bagus yang enggak terlalu mahal,” aku Ratih.

Ratih menambahkan, dirinya tidak pernah menyangka karena pandemi corona ia kini membutuhkan helm pribadi yang harus dibawa setiap hari saat ke kantor.

Perempuan 32 tahun tersebut, tak menampik bahwa mempersiapkan diri untuk kembali ngantor di era new normal ini membuatnya pusing.

“Awalnya dulu punya helm, merasa enggak butuh lalu disumbangkan ke teman. Lalu sekarang sudah enggak punya, jujur jadi pusing deh kalau betul nanti prakteknya penumpang ojol harus bawa helm sendiri,” tutup Ratih.(*)

 Sumber : okezone /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]