Kecam Abu Janda, Eks Ketua DPR: Orang Ini Hidup dari Hina Sesama Muslim


Senin, 01 Juni 2020 - 04:11:33 WIB
Kecam Abu Janda, Eks Ketua DPR: Orang Ini Hidup dari Hina Sesama Muslim Permadi Arya atau Abu Janda. (Twitter)

HARIANHALUAN.COM - Kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh penggiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda belakangan menjadi perbincangan. Bahkan, Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie turut berkomentar.

Melalui akun Twitter pribadinya, Marzuki Alie memberikan tanggapan menohok terkait kasus Abu Janda.

Dikutip dari Suara.com, Sabtu (30/5/2020), bukan lewat komentar panjang, dia justru mendoakan agar Tuhan mengampuni Abu Janda yang dinilai kebal hukum meski kerap menghina umat muslim.

"Orang ini hidupnya dari hasil menghina sesama muslim, tapi kebal hukum. Semoga Allah mengampuni dan memberi hidayah," tulis Marzuki Alie seperti dikutip Suara.com.

Pendapat Marzuki Alie tersebut merupakan balasan atas cuitan yang diunggah oleh Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain.

Sebelumnya, Tengku Zul mmengajak umat muslim untuk terus mengawal kasus Abu Janda yang dinilai telah membuat kegaduhan.

"Bareskirim Mabes Polri mulai penyeledikan ujaran kebencian Abu Janda. Muslimin...Mari kita pantau secara seksama," cuit Tengku Zul, Jumat (29/5/2020).

Untuk diketahui, Abu Janda dilaporkan Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) ke Badan Reserse Kriminal Polri pada, 10 Desember 2019 lalu. Laporan tersebut kemudian teregister dengan nomor STTL/572/XII/2019/BARESKRIM.

Ketika itu, Abu Janda dilaporkan IKAMI lantaran dinilai telah menyebarkan ujaran kebencian berkaitan dengan kicauannya di media sosial yang mengkaitkan antara agama Islam dengan terorisme.

Menurut IKAMI hal menjadi bukti dari beberapa ujaran kebencian yang telah dilakukan Abu Janda dengan menyebarkan penilaiannya terhadap umat Islam di Indonesia melalui sosial media. IKAMI pun berharap penyelidikan Abu Janda bisa berlangsung terbuka.

Sementara, mengenai laporan tersebut, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan kepada Abu Janda  sebagai sanksi terlapor padaJumat (29/5).

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan Abu Janda sendiri telah mengkonfirmasi akan memenuhi panggilan penyidik. (*)

 Sumber : Suara.com /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 26 Mei 2020 - 14:38:07 WIB

    Gayus Tambunan Dapat Remisi, Yasonna Dikecam

    Gayus Tambunan Dapat Remisi, Yasonna Dikecam HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengecam pemberian remisi khusus Lebaran 2020 kepada terpidana korupsi Gayus Tambunan. Mantan pegawai negeri sipil (PNS) Direktorat Jenderal Pajak itu diberi penguran.
  • Kamis, 16 April 2020 - 20:19:50 WIB

    11 Kecamatan di Sidoarjo Masuk Zona Merah Corona

    11 Kecamatan di Sidoarjo Masuk Zona Merah Corona SIDOARJO, HARIANHALUAN.COM - Wabah virus Corona meluas di Sidoarjo. Hingga saat ini ada 11 kecamatan yang masuk zona merah COVID-19..
  • Sabtu, 04 April 2020 - 14:18:40 WIB

    Kemenag Kecam Akad Nikah Secara Online

    Kemenag Kecam Akad Nikah Secara Online JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan jika tidak boleh ada calon pengantin yang melakukan akad nikah secara online. Akad nikah tetap harus dilakukan sesuai dengan syariat agama Islam, bagi calon .
  • Kamis, 12 Maret 2020 - 18:36:13 WIB

    Hipmi Sumbar Kecam Deklarator Pasangan Erick-Bahlil

    Hipmi Sumbar Kecam Deklarator Pasangan Erick-Bahlil JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD Hipmi) Sumatera Barat mengecam deklarator Erick Thohir dan Bahlil Lahadalia sebagai pasangan Capres-Cawapres tahun 2024-2029..
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 11:00:57 WIB

    Nyatakan Agama Musuh Pancasila, Dewan Da'wah Kecam Kepala BPIP Yudian Wahyudi

    Nyatakan  Agama Musuh Pancasila, Dewan Da'wah Kecam Kepala BPIP Yudian Wahyudi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Yudian Wahyudi yang mengatakan musuh terbesar Pancasila adalah agama, memicu protes  Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia serta berbagai.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]