Harga Cabai di Solok Turun, Petani Mengeluh


Senin, 01 Juni 2020 - 12:50:13 WIB
Harga Cabai di Solok Turun, Petani Mengeluh Petani cabai di Solok sedang memanen.

HARIANHALUAN.COM - Petani cabai di Solok terenyuh lantaran harga cabai di tingkat pedagang pengumpul sangat anjlok sekali sejak sebulan terakhir ini. Satu kilogram cabai ini hanya pada kisaran Rp15 ribu sampai Rp18 ribu. Beberapa orang petani cabai yang ditemui harianhaluan.com saat panen cabai di ladangnya, Senin (1/6/2020) mengatakan, periode ini harga cabai sangat jauh sekali dari harga normal. 

Biasanya kalaupun harga anjlok masih pada kisaran Rp25 ribu sampai Rp28 ribu per kilogram dan jarang sampai Rp15 ribu per kilogram. "Saya selalu melakukan budidaya cabai keriting secara berkesinambungan, jarang sekali harga jual cabai ditingkat pedagang pengumpul pada level Rp15 ribu per kilogram," tutur Syaf, seorang petani cabai yang dijumpai saat panen cabai di Kota Solok, Senin (1/6/2020).

Hal senada juga dikemukakan Safri, seorang petani cabai di Sungai Lasi, Kabupaten Solok. Sejak awal puasa lalu sampai sekarang harga cabai tidak membaik. Rata-rata harga cabai di tingkat pedagang pengumpul hanya Rp15 ribu per kilogram, bahkan ada yang Rp10 ribu per kilogram. Dengan harga tersebut jelas petani cabai merugi.

"Biaya produksi cabai sangat besar, terutama pembelian pupuk dan pestisida, untuk pengendalian hama saja harga insektisida Rp80 ribu per kaleng. Dalam sekaleng itu hanya bisa dipakai untuk dua kali penyemprotan, tergantung luas tanam. Jika luas areal tanam cabai 0,5 hektare bisa sekali penyemprotan," jelasnya.

Turunnya harga cabai, kemungkinan karena banyaknya petani yang panen cabai pada periode ini. Jika disaksikan di pasar sayur Kota Solok, Selasa dan Jumat, cabai banyak dari petani Bukit Tandang, Kecamatan Bukit Sundi, Kecamatan Sungai Lasi, X Koto Diatas, Kubung dan Kecamatan Gunung Talang.

Pedagang pengumpul di pasar sayur terminal Bareh Solok Fajri juga mengakui anjloknya harga cabai karena terjadi panen raya di beberapa sentra produksi cabai. Di lain pihak, untuk menjual cabai keluar Solok sangat sulit lantaran sedang dalam pandemi virus corona. (*)

Reporter : Alfian /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]